SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek kendaraan mewah, Mercedes-Benz saat ini tengah melakukan pengujian ekstrem dalam cuaca dingin dengan suhu minus 40 derajat hingga 40 derajat Celsius terhadap generasi terbaru SUV kompak mereka, GLB menjelang peluncuran global pada 8 Desember mendatang.
Uji coba ini dilakukan di pusat teknologi Mercedes-Benz di Sindelfingen, Jerman. Dimana, Mercy GLB ini juga mendapat ujian hembusan angin berkecepatan hingga 200 kilometer per jam. Pengujian mencakup mobil versi lima kursi dan tujuh kursi dari GLB, Kamis (13/11/2025).
Perihal ubahannya, mobil ini hadir dengan sistem hiburan MBUX berlayar lebar yang membentang hampir sepanjang dasbor. Interiornya dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih, termasuk peningkatan ruang kepala, opsi bangku belakang geser, dan atap panoramik dengan fungsi isolasi panas.
Sementara itu, dari sisi efisiensi, Mercedes-Benz menyematkan sistem pompa panas canggih yang memanfaatkan panas buangan dari penggerak listrik, baterai, dan udara sekitar. Teknologi ini memungkinkan sistem defrost kabin membersihkan kaca depan beku hanya dalam waktu 15 menit pada suhu minus 15 derajat Celsius.
Selain itu, kabin dapat dipanaskan dua kali lebih cepat dibanding model sebelumnya, dengan konsumsi energi 50 persen lebih rendah saat perjalanan 20 menit pada suhu minus 7 derajat Celsius.
Sedangkan di sektor keselamatan, SUV ini dilengkapi sistem DISTRONIC dengan pengaturan jarak otomatis yang kini menjadi standar di pasar Eropa. Teknologi tersebut didukung oleh delapan kamera, lima radar, dan 12 sensor ultrasonik untuk meningkatkan akurasi dalam pemantauan lingkungan sekitar kendaraan.
Sehingga, dengan adanya langkah pengujian ekstrem Mercedes-Benz menunjukkan komitmen pabrikan Jerman tersebut dalam memastikan GLB generasi baru siap menghadapi berbagai kondisi jalan dan cuaca ekstrem di dunia, meskipun belum ada spesifikasi soal dapur pacunya. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu