Tindak Lanjuti Tata Lingkungan, Pemkab Magetan Dukung Proyek ‘Gentengisasi’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang warga menjemur genteng di sentra perajin pembuatan genteng di wilayah Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. SP/ MGT
Seorang warga menjemur genteng di sentra perajin pembuatan genteng di wilayah Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya menindak lanjuti penataan lingkungan yang lebih luas dari gagasan Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen memperindah wajah Indonesia, juga turut dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan dengan mendukung penuh proyek "gentengisasi". Meski demikian, pihaknya belum dapat menentukan penerapan kebijakan program tersebut karena terdapat sejumlah kendala di daerah.

"Imbauan atau gagasan Presiden Prabowo soal gentengisasi ini momentumnya sudah benar. Harapannya ini bergaung dan disambut oleh berbagai elemen masyarakat," ujar Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, Minggu (08/02/2026).

Pihaknya mengaku mendukung gagasan tersebut terlebih di Kabupaten Magetan memiliki desa sentra pembuatan genteng yang kebanyakan warganya bekerja sebagai perajin genteng. "Untuk Magetan, meski telah ada sentra, kendala terbesarnya adalah kesulitan bahan baku tanah liat atau tanah lempung untuk membuat genteng," kata dia.

Pasalnya, program tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, baik di tingkat pusat hingga daerah agar tujuan dan multi efeknya dapat memberikan manfaat secara luas. Terdapat sekitar 1.600-an industri kecil pembuatan genteng di Magetan tersebut yang menyerap tenaga kerja warga sekitar 4.068 orang, diantaranya di Kecamatan Maospati, Barat, dan Bendo, di antaranya di Desa Gulun (Maospati) dan Desa Karangsono (Barat).

Gagasan proyek gentengisasi nasional itu, menurut Presiden akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi. Dan nantinya, koperasi akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal, dengan peralatan yang relatif terjangkau. 

Selain itu, bahan baku yang digunakan juga mudah diperoleh karena berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan bahan lain sehingga lebih ringan dan kuat. Sehingga, Presiden Prabowo berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, wajah Indonesia akan berubah lebih indah, serta terbebas dari atap-atap seng berkarat yang dinilai sebagai simbol kemunduran. mg-01/dsy

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…