APBD Jatim 2026 Resmi Disahkan, Pendapatan Turun namun PAD Tumbuh 4 Persen

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 resmi disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Jatim, Sabtu (15/11/2025).

Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan Persetujuan Bersama oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Jatim Muhammad Musyafak Rouf, serta pimpinan dan anggota dewan lainnya.

Pendapatan Turun Akibat Kebijakan Nasional

Dalam struktur APBD 2026, Pendapatan Daerah tercatat sebesar Rp26,3 triliun, Belanja Daerah Rp27,2 triliun, dan Pembiayaan Daerah Rp916,7 miliar.

Postur anggaran tersebut kembali mengalami penurunan, setelah sebelumnya Pemprov Jatim terdampak perubahan skema pendapatan melalui UU HKPD pada 2025.

Menurut Gubernur Khofifah, penurunan pendapatan pada 2026 lebih disebabkan faktor eksternal, yakni pengurangan Transfer Keuangan Daerah oleh pemerintah pusat dengan total penurunan mencapai Rp2,8 triliun. 

Pengurangan ini melengkapi dampak sebelumnya dari penerapan UU HKPD yang mengurangi pendapatan Pemprov Jatim sebesar Rp4,2 triliun sejak 2025.

“Kontraksi APBD bukan karena kurangnya kapasitas atau manajemen Pemprov Jatim. Ini murni dampak kebijakan eksternal, termasuk opsen pajak dalam UU HKPD yang berdampak pada 14 kota/kabupaten serta Pemprov Jatim,” ujar Khofifah.

PAD Jatim Tumbuh 4 Persen

Meski APBD 2026 mengalami penurunan, Khofifah menegaskan Pemprov Jatim tetap berkomitmen menjaga efektivitas fiskal. Ia menyebut Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru tumbuh positif sebesar Rp695 miliar atau naik 4 persen.

“Ini menunjukkan Jatim tetap produktif meskipun dalam situasi tekanan dinamika keuangan nasional,” tegasnya.

Belanja Diprioritaskan untuk Program Perlindungan Sosial

Di tengah efisiensi anggaran lebih dari Rp1,1 triliun pada awal tahun, Pemprov Jatim tetap mempertahankan prioritas pada program-program yang menyentuh kelompok rentan.

Beberapa program yang ditingkatkan antara lain:

PKH Plus

Program Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP)/KIP Jawara

Program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu)

“Di tengah dinamika fiskal, prioritas kita tetap menyapa masyarakat terutama kelompok Desil 1–4,” ungkap Khofifah.

Sembilan Prioritas Pembangunan 2026

APBD Jatim 2026 memuat sembilan prioritas pembangunan, di antaranya:

1. Percepatan pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan

2. Perluasan lapangan kerja berkualitas

3. Penguatan infrastruktur konektivitas

4. Peningkatan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan

5. Penguatan akses dan mutu pendidikan

6. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat

7. Penguatan tata kelola pemerintahan

8. Penguatan keharmonisan sosial

9. Pelestarian lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan

Sebelum diterapkan, Raperda APBD 2026 akan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri untuk dievaluasi paling lambat tiga hari sejak persetujuan, sebagaimana ketentuan PP 12/2019 dan Permendagri 14/2025.

Penguatan Ekonomi Melalui Kerja Sama Internasional

Selain mengoptimalkan APBD, Pemprov Jatim memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Singapura melalui program RISING Fellowship. Khofifah juga melakukan misi dagang dengan nilai transaksi mencapai Rp4,16 triliun, yang turut mendorong ekspor-impor Jatim.

“Kerja sama ini memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan investasi. Kami juga menanti kelanjutan program Reformasi Birokrasi bersama pemerintah Singapura,” tutur Khofifah.

Ia menegaskan bahwa penguatan ekonomi dan pemerataan kemakmuran tidak semata bergantung pada APBD, melainkan melalui sinergi lintas sektor dan kemitraan strategis. Byb

Berita Terbaru

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan kawasan Nusantara, khususnya proyek k…

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan hasil analisis mendalam terhadap tata niaga beras nasional. Hasil analisis me…

Ardiansyah Bakrie, Untung Kelola Bus Listrik

Ardiansyah Bakrie, Untung Kelola Bus Listrik

Senin, 03 Agu 2026 03:12 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Emiten bus listrik Grup Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatat pendapatan bersih Rp 647 miliar pada semester p…

BGN Baru tak Khawatir Ditinggali Utang Rp 1,6 triliun

BGN Baru tak Khawatir Ditinggali Utang Rp 1,6 triliun

Senin, 03 Agu 2026 03:09 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono buka suara soal utang lembaga yang dipimpinnya sebesar Rp 1,6 triliun. Sudaryono menilai …

7,8 juta Batang Rokok Tanpa Pita Cukai Digagalkan BC

7,8 juta Batang Rokok Tanpa Pita Cukai Digagalkan BC

Senin, 03 Agu 2026 03:06 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Bea Cukai kembali menggagalkan peredaran rokok ilegal. Sebanyak 7,8 juta batang rokok tanpa pita cukai berhasil digagalkan p…

Lomba Karapan Sapi Jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY Jaga Kekayaan Budaya Nusantara

Lomba Karapan Sapi Jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY Jaga Kekayaan Budaya Nusantara

Minggu, 02 Agu 2026 19:02 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, BANGKALAN – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka Lomba Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi Bangkalan, …