KTM Recall 5.488 Motor karena Cacat Tutup Tangki, Berpotensi Sebabkan Kebocoran BBM

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KTM recall motor yang memiliki tahun produksi 2023 - 2024 awal
KTM recall motor yang memiliki tahun produksi 2023 - 2024 awal

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – KTM resmi mengajukan penarikan kembali (recall) ke Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) setelah ditemukan cacat pada paking tutup tangki bahan bakar di sejumlah model motor mereka.

Menurut dokumen yang diajukan, beberapa model KTM dan Husqvarna tahun produksi 2024 berpotensi terdampak karena menggunakan komponen tutup tangki dari pemasok yang belakangan diketahui memiliki gasket bermasalah.

Mengutip Rideapart, Selasa, 18 November, sekitar 5.488 unit diperkirakan masuk daftar recall, jumlah yang mewakili sekitar satu persen dari total populasi kendaraan. Model yang terdampak diproduksi pada akhir 2023 hingga awal 2024, meliputi KTM Duke 250, Duke 390, Duke 990, serta Husqvarna Vitpilen 401.

Pada unit-unit tersebut, segel pada tutup pengisi bahan bakar berpotensi mengalami retakan halus sehingga tidak menutup rapat. Kondisi ini dapat menyebabkan kebocoran bahan bakar yang berisiko memicu kebakaran, cedera, hingga kecelakaan.

Kronologi Temuan Cacat

KTM menjelaskan bahwa pemasok komponen, Minda, telah menemukan indikasi keretakan sejak Maret 2023 dalam pengujian standar. Namun karena masalah tidak dapat direplikasi dan tidak muncul pada unit produksi, temuan tersebut hanya dicatat tanpa tindak lanjut lebih jauh. Baru pada September 2024, KTM mendapati kasus serupa pada salah satu unit pengembangan R&D mereka. Temuan itu mendorong KTM meminta Minda melakukan rangkaian pengujian tambahan untuk memastikan akar masalah.

Penarikan Berlaku di Berbagai Negara

Karena pemasaran produk KTM bersifat global, proses pelaporan dan recall dilakukan berbeda-beda di setiap wilayah. Hingga saat ini, KTM menegaskan belum ada laporan kecelakaan atau cedera terkait cacat tersebut. Sebagai langkah lanjutan, KTM dijadwalkan mulai menginformasikan para pemilik unit terdampak pada 15 Desember 2025. jkt-03/gfr

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …