Ganggu Visibilitas, Nissan Tarik 42 Ribu Sentra Model 2025

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
42 Ribu Nissan Sentra ditarik karena masalah kaca depan yang cacat prosuksi
42 Ribu Nissan Sentra ditarik karena masalah kaca depan yang cacat prosuksi

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Produsen mobil Nissan mengumumkan penarikan kembali (recall) hampir 42 ribu unit Nissan Sentra di Amerika Serikat setelah ditemukan cacat produksi pada kaca depan. Masalah ini berpotensi mengganggu visibilitas pengemudi dan dinilai membahayakan keselamatan berkendara.

Cacat tersebut berupa gelembung udara yang muncul pada lapisan laminasi kaca depan, yang timbul akibat proses produksi yang tidak sempurna. Kasus ini pertama kali mencuat saat musim dingin mulai melanda AS, ketika seorang pemilik Sentra mendapati kaca depannya dipenuhi gelembung mencolok saat hendak membersihkan es.

Mengutip laporan CarandDriver dari dokumen resmi National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), total kendaraan yang terdampak mencapai 41.797 unit. Seluruhnya merupakan Nissan Sentra model tahun 2025 yang diproduksi mulai 5 Juli 2025.

Gelembung udara ini berada pada area yang masuk kategori kritis menurut regulasi federal AS. Aturan standar “Bahan Kaca” menyatakan kaca depan tidak boleh memiliki cacat di area lebih dari 13 mm dari tepi luar kaca karena dapat mengganggu pandangan pengemudi. Jika cacat berada di zona tersebut, kendaraan dianggap tidak memenuhi syarat legal untuk digunakan di jalan raya terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti salju dan hujan es.

Hasil investigasi NHTSA bersama Nissan mengindikasikan masalah disebabkan oleh pin lokasi yang tidak sejajar saat proses pembuatan kaca. Ketidaksejajaran tersebut menciptakan tekanan tidak merata pada cetakan, sehingga memicu gelembung udara muncul di lapisan laminasi.

Meskipun hanya sekitar 2,2 persen atau sekitar 919 unit yang diperkirakan benar-benar memiliki cacat, risiko yang ditimbulkannya dianggap signifikan dan berpotensi meningkatkan kecelakaan.

Nissan menyatakan pihaknya telah mengirimkan pemberitahuan kepada dealer sejak 21 November 2025. Setiap unit terdampak akan diperiksa secara menyeluruh, dan jika ditemukan gelembung pada kaca depan, penggantian akan dilakukan gratis.Sementara itu, pemilik kendaraan akan menerima pemberitahuan resmi mulai 15 Januari 2026. 

Melalui kebijakan recall ini, Nissan menegaskan komitmennya untuk menjaga standar kualitas sekaligus menjamin keselamatan penggunanya di seluruh dunia. jkt-01/gfr

 

Berita Terbaru

Konser Nostalgia Yuni Shara 3553 Digelar di Surabaya, Sajikan Kolaborasi Lintas Generasi

Konser Nostalgia Yuni Shara 3553 Digelar di Surabaya, Sajikan Kolaborasi Lintas Generasi

Kamis, 07 Mei 2026 21:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 21:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyanyi senior Yuni Shara kembali menyapa penikmat musik Tanah Air melalui konser bertajuk “Yuni Shara 3553 Concert” yang akan digel…

Usai Keluarga Maidi, Kini Sekwan DPRD Kota Madiun Dipanggil KPK 

Usai Keluarga Maidi, Kini Sekwan DPRD Kota Madiun Dipanggil KPK 

Kamis, 07 Mei 2026 20:48 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 20:48 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi sebagai saksi dalam pengembangan kasus dugaa…

Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Saksi Ungkap Dugaan Dana Asrama Dipakai Beli Tanah

Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Saksi Ungkap Dugaan Dana Asrama Dipakai Beli Tanah

Kamis, 07 Mei 2026 19:29 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kembali melanjutkan sidang perkara dugaan korupsi dana hibah P…

Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

Kamis, 07 Mei 2026 19:03 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 19:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tren penurunan angka kelahiran di Jawa Timur kian terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Data terbaru Badan Pusat Statistik m…

Kasus Pemecatan Guru di Jombang Memanas, Lia Istifhama Soroti Objektivitas dan Marwah Profesi

Kasus Pemecatan Guru di Jombang Memanas, Lia Istifhama Soroti Objektivitas dan Marwah Profesi

Kamis, 07 Mei 2026 18:57 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Polemik pemecatan guru di Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah kasus yang mencuat belakangan ini menunjukkan beragam a…

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

Kamis, 07 Mei 2026 18:51 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I Tahun 2026 yang mencapai 5,96 p…