PLN Mulai Pemasangan Patok dan Pembangunan Pagar untuk Amankan GI Kenjeran

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Surabaya melaksanakan rapat koordinasi dan sosialisasi bersama warga dan beberapa instansi seperti Pemkot Surabaya, serta TNI, dan Polri guna memperkuat pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di Gardu Induk (GI) 150 kV Kenjeran, yang berperan strategis dalam menyuplai sebagian kebutuhan listrik Pulau Madura.

Dalam forum tersebut, PLN memaparkan bahwa lebar jalan yang menjadi akses resmi masuk ke GI Kenjeran berdasarkan alas Hak Sertifikat Hak Pakai PLN adalah 8,1 meter. 

Informasi ini dipertegas oleh hasil pengukuran Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang telah menetapkan penataan batas menggunakan titik koordinat resmi.

Sejumlah masukan disampaikan oleh pemilik lahan di sisi utara. Mereka menyatakan kesediaannya untuk menertibkan para pengontrak lahan serta memundurkan bangunan ke belakang sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi akses jalan.

“Kami siap menertibkan para pengontrak di lahan kami, tetapi akses jalannya masih menjadi kendala utama,” ujar salah satu perwakilan pemilik lahan.

Menanggapi hal tersebut, PLN menegaskan komitmen untuk meningkatkan pengamanan Obvitnas melalui pembangunan pagar secara bertahap sesuai hasil penataan batas, baik di sisi utara maupun selatan. 

Pagar ini nantinya menjadi akses utama mobilisasi personel dan peralatan menuju GI Kenjeran. 

“Proses pembangunan pagar direncanakan mulai Desember 2025, dimulai dari sisi timur atau area depan GI Kenjeran,” jelas Puput Chandra, Assistant Manager Keuangan dan Umum PLN UPT Surabaya.

Berbagai langkah tindak lanjut disepakati dalam rapat tersebut, antara lain PLN akan memulai pemasangan patok di sepanjang jalan akses GI Kenjeran pada minggu pertama Desember 2025 sebagai penanda penataan batas, sementara warga menyatakan kesiapan untuk memundurkan bangunan sejauh tiga meter dari jalan milik PLN sebagai alternatif akses tanpa mengubah status kepemilikan tanah, dengan target penyelesaian maksimal pada minggu ketiga Februari 2026. 

Selanjutnya, seluruh pihak sepakat untuk melaksanakan diskusi lanjutan guna merumuskan langkah pengamanan aset dan penataan akses secara lebih permanen.

Pada kesempatan terpisah, Ika Sudarmaja, General Manager (GM) UIT JBM menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara PLN dengan seluruh instansi yang membantu proses pengamanan tersebut. 

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Pemkot Surabaya, BPN Surabaya, serta TNI dan Polri yang secara kontinyu memberikan dukungan atas upaya pengamanan OBVITNAS di Surabaya," ucap Ika.

PLN UIT JBM berkomitmen menjalankan pengamanan aset dan penguatan keandalan infrastruktur transmisi demi menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat, termasuk wilayah Madura yang dilayani oleh GI Kenjeran. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…