Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Magetan Tekankan Pentingnya Pola Asuh Anak Secara Benar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Magetan Nanik Endang saat menyerahkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi untuk Balita Posyandu dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. SP/ MGT
Bupati Magetan Nanik Endang saat menyerahkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi untuk Balita Posyandu dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur menekankan pentingnya pola asuh anak secara benar, dengan adanya dukungan penuh posyandu sebagai kunci utama keberhasilan tersebut.

Bupati Magetan Nanik Endang menekankan agar ibu-ibu untuk memberikan makanan bergizi dan menghindari makanan cepat saji. Pasalnya, stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi menyangkut masa depan generasi muda dan masa depan bangsa.

"Stunting harus mendapatkan penanganan serius karena anak-anak adalah investasi masa depan. Meskipun angka stunting Magetan berhasil turun, namun masih ada balita yang perlu penanganan cepat," ujarnya di Pendopo Surya Graha Magetan di Magetan, Rabu (26/11/2025).

Pihaknya berharap, melalui pola asuh yang benar, seperti ibu memasak sendiri untuk anak balita, maka akan dapat mencegah stunting. Berikan makanan yang sehat dan bergizi agar anak tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan unggul.

"PMT ini ditujukan untuk mendukung intervensi penurunan stunting yang menunjukkan hasil positif di Magetan. Angka stunting Magetan turun menjadi 10,2 persen, dan di bulan timbang mencapai 8,2 persen. Magetan juga mendapat reward dari Kementerian Kesehatan sebesar Rp5,9 miliar," kata Bupati Nanik.

Perlu diketahui prevalensi stunting Jawa Timur berada di angka 14,7 persen, nomor dua terendah secara nasional setelah Bali, dan terbaik di Pulau Jawa. Tentu saja, keberhasilan ini merupakan kontribusi seluruh kabupaten/kota, termasuk Magetan yang dinilai memiliki capaian baik.

Selain itu, adanya program PMT dilaksanakan di enam kabupaten prioritas di wilayah Bakorwil Madiun meliputi Kabupaten Ngawi, Ponorogo, Kabupaten Madiun, Magetan, Tulungagung, dan Trenggalek dengan sasaran mencapai 1.200 paket PMT. Dan Kabupaten Magetan menerima 200 paket PMT dengan sasaran balita, berupa bahan pangan bergizi seperti beras, gula, telur, dan margarin. mg-01/dsy

Berita Terbaru

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 musim 2025–2026 resmi mencapai puncaknya pada Minggu (17/5/2026). Tur…

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Antusiasme masyarakat Surabaya dalam melihat acara Surabaya Extravagansa yang digelar Pemkot Surabaya di Jalan Tunjungan sabtu…

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kota Mojokerto (POPKOT) Perdana Tahun 2026 berlangsung meriah di Stadion Gelora A. Yani, Minggu (…

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-27 berjalan tertib, aman, dan l…

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memperingati Harlah ke-80 Muslimat NU …

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Anggota DPR RI dari PDIP, Budi Sulistyono, mengingatkan melemahnya rupiah hingga Rp17.602 per dolar AS menjadi warning serius bagi e…