Empat Orang Jadi Korban Penipuan Oknum PNS RS Paru Kota Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Rugi Hingga Rp 170 Juta, para Korban Kompak Lapor Polisi

 

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) RS Paru Manguharjo, Kota Madiun, berinisial Aj, resmi dilaporkan ke Polres Madiun Kota atas dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan Surat Keputusan (SK) CPNS.

Laporan tersebut diajukan empat korban yang mengaku mengalami kerugian besar, baik materil maupun immateriil.

Para korban MD, AA, YD, dan MR mengungkapkan bahwa Aj meminta uang dengan dalih dapat meloloskan mereka dalam seleksi PNS maupun PPPK di beberapa instansi kesehatan dan pendidikan. Nilai kerugian para korban bervariasi, mulai Rp100 juta hingga Rp 170 juta.

Untuk memperkuat tipu daya, Aj bahkan menyerahkan salinan SK CPNS yang kemudian diduga kuat palsu setelah dicek para korban bersama tim kuasa hukum.

Laporan empat korban ini didampingi dua kuasa hukum, Suryajiyoso dan Ahmad Purwohadi. “Kami meminta kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus ini secara transparan,” tegas Suryajiyoso usai melapor di Mapolres Madiun Kota, Kamis (27/11/2025). 

Menurut kuasa hukum, kasus ini tidak hanya berhenti pada penipuan dan penggelapan.

“Kami tidak hanya mengajukan Pasal 372 dan 378 KUHP. Ada dugaan pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 263 KUHP, karena adanya SK CPNS palsu yang diberikan kepada klien kami,” ujarnya. 

“Selain itu, kami menduga ada unsur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagaimana Pasal 3 UU TPPU.” imbuhnya. 

Dugaan TPPU ini muncul lantaran aliran dana yang diterima Aj diduga dialihkan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk proses rekrutmen seperti yang dijanjikan.

Para korban mengaku Aj mulai mendekati mereka sejak pertengahan tahun lalu, membangun kepercayaan melalui relasi fiktif dan dokumen yang seolah berasal dari kementerian.

Kuasa hukum berharap kasus ini segera menemukan titik terang sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada praktik rekrutmen ASN ilegal yang kian marak. man

Berita Terbaru

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Bambang Sulistomo, putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, di Gedung Negara Grahadi, S…

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus m…

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik,…

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ekspansi bisnis kuliner premium berbasis halal terus menunjukkan tren pertumbuhan di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan p…

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…