Usaha Jual Rumput Online di Sidoarjo Raup Cuan hingga Berbagai Daerah Nusantara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah seorang pekerja saat memproses pakan rumput untuk dijual secara online di berbagai daerah nusantara. SP/ SDA
Salah seorang pekerja saat memproses pakan rumput untuk dijual secara online di berbagai daerah nusantara. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini ada yang unik dari usaha menjual rumput pakan ternak secara online, dan bahkan kini meraup pelanggan dari berbagai daerah. Pasalnya, aktivitas mencari rumput atau ngarit selama ini identik dengan rutinitas harian para peternak dna dianggap pekerjaan biasa. 

Meningkatnya permintaan akan pakan ternak secara online tersebut melihat, kebutuhan pakan kini ternyata tak lagi sepenuhnya bergantung pada tenaga dan waktu mereka.

Salah satunya, Yulianto, seorang warga Tulangan, Sidoarjo, berhasil menangkap peluang usaha penjualan rumput atau suket melalui platform daring atau online dan kini meraup pelanggan dari berbagai daerah di Nusantara.

Lebih lanjut, menurutnya, usaha ini berawal dari pengalaman pribadi saat ia mengelola lahan yang semula ia siapkan untuk stok pakan kambing. Melihat potensi tersebut, ia bersama kerabatnya memutuskan untuk menanam rumput di lahan kosong miliknya. Tidak disangka, langkah sederhana itu membuka peluang bisnis yang kini berkembang pesat.

"Awalnya lahan itu mau saya gunakan untuk stok pakan saja. Tapi ternyata terlalu luas, dan kambing saya tidak akan mampu menghabiskan semua rumputnya," ujar Yulianto, Minggu (30/11/2025).

Sementara itu, untuk rumput yang dijual pun tidak sembarangan, yaitu berjenis rumput gajah potongan panjang (odot) dan rumput potongan pendek (biovitas). Melalui penjualan daring, harga rumput dibanderol Rp 5.000 per kilogram, sementara secara offline hanya Rp 2.000 per kilogram.

Kini, peminatnya sangat banyak. Mulai dari Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Blitar, Sidoarjo, sampai Surabaya. Sementara, banyaknya pembeli pakan tersebut untuk kambing, yang kedua kelinci, hingga pet shop. Dirinya lebih banyak mendapat permintaan besar dari peternak kelinci dan toko hewan. 

Menurutnya, pakan premium untuk kelinci terutama jenis impor atau yang digunakan untuk kontes membutuhkan kualitas rumput yang baik. Meski permintaan terus meningkat, dirinya mengaku belum bisa memenuhi order dalam jumlah besar, terutama untuk permintaan 1-2 ton dari luar kota seperti Lamongan, Gresik, dan Jombang. Yulianto berencana memproduksi pakan pelet untuk kebutuhan kambing, sapi, hingga kelinci.

Lebih lanjut, saat ini, omzet usaha Yulianto masih berada di bawah Rp 5 juta per bulan. Namun ia optimistis dapat meningkatkan pendapatan hingga Rp 20 juta setelah memperluas kapasitas penyimpanan dan produksi. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…