SurabayaPagi, Surabaya – Memperingati Hari Osteoporosis Nasional, Anlene bersama Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) menggelar kegiatan OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun 5K di tiga kota, yakni Medan, Jakarta, dan Surabaya.
Total lebih dari 22.000 peserta ambil bagian dalam kampanye kesehatan tulang tersebut.
Di Surabaya, lebih dari 5.000 warga turut serta melakukan langkah proaktif melalui perubahan gaya hidup sehat, nutrisi tepat, dan aktivitas fisik teratur.
Di area Parkir Barat dan Timur Plaza Surabaya, para peserta tidak hanya mengikuti OsteoWalk dan OsteoRun, tetapi juga menikmati fasilitas pemeriksaan kesehatan tulang gratis serta edukasi mengenai kesehatan tulang, sendi, dan otot.
Banyak peserta yang membawa serta orang tua mereka dalam kegiatan ini, menegaskan pentingnya tetap aktif di segala usia.
Kampanye ini sejalan dengan hasil pemeriksaan terhadap lebih dari 500.000 orang di 16 kota, yang menunjukkan lebih dari 50 persen masyarakat Indonesia berisiko mengalami osteoporosis.
Di Surabaya, risikonya bahkan lebih tinggi: lebih dari 60 persen warga berpotensi mengalami pengeroposan tulang berdasarkan 50.000 pemeriksaan yang telah dilakukan.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa masyarakat yang jarang berjalan kaki memiliki risiko osteoporosis 1,4 kali lebih tinggi dibandingkan yang rutin berjalan.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Hasil Anlene Bone Scan 2024–2025 mencatat bahwa lebih dari 60 persen warga Surabaya berisiko mengalami pengeroposan tulang. Karena itu, upaya pencegahan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Emil juga mengajak masyarakat mulai rutin beraktivitas fisik dan memenuhi kebutuhan nutrisi sebagai langkah pencegahan osteoporosis sejak dini.
Ketua PEROSI Cabang Surabaya, Dr. dr. Jongky Hendro Prajitno, Sp.PD, KEMD, FINASIM, menjelaskan bahwa osteoporosis merupakan kondisi ketika tulang menjadi rapuh akibat menurunnya kepadatan dan kualitas jaringan.
“Pada tahap awal, kondisi ini hampir tidak bergejala. Karena itu, deteksi dini dan edukasi berkelanjutan sangat penting,” katanya.
Ia mendorong masyarakat untuk rutin bergerak, memenuhi nutrisi penting seperti kalsium, vitamin D, protein, dan kolagen, serta melakukan pemeriksaan tulang secara berkala.
President Director Fonterra Brands Indonesia, Yauwanan Wigneswaran, menegaskan komitmen Anlene dalam kampanye pencegahan osteoporosis.
Ia menyebutkan bahwa hasil survei terhadap lebih dari 500.000 orang menunjukkan mereka yang rutin mengonsumsi Anlene memiliki risiko osteoporosis dua kali lebih rendah.
“Melalui kampanye #AktifTanpaBatas, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk mencegah osteoporosis sejak usia muda,” ujarnya.
Figur publik Arumi Bachsin yang turut hadir menyampaikan apresiasinya. Ia mengaku senang melihat antusiasme warga Surabaya yang aktif bergerak bersama keluarga.
“Kita tetap bisa aktif tanpa batasan usia dengan menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot,” katanya.
Anlene™ dan PEROSI berharap semangat aktif bergerak yang telah tercipta di Medan, Jakarta, dan Surabaya dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia melalui kebiasaan hidup sehat dan konsisten. Byb
Editor : Redaksi