Kasih Karunia

Jangan Lupakan Tuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Indonesia sedang menghadapi bencana alam yang bertubi-tubi. Dalam satu bulan terakhir, banjir dan longsor terjadi di berbagai daerah. Banyak rumah warga terendam hingga setinggi atap, dan tidak sedikit korban jiwa berjatuhan.

Di tengah situasi darurat itu, kita tak boleh lupakan renungan. Bagi saya renungan adalah pesan rohani.

Yakobus mengingatkan kita untuk tidak melupakan Tuhan dalam membuat perencanaan. Mengapa demikian?

Karena Kita Tidak Tahu Hari Esok (Yakobus 4:14a)

Dalam ayat 13, Yakobus menggambarkan seseorang yang berkata:

"Hari ini atau besok kami akan pergi ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun, berdagang, dan mendapat untung."

Namun, Yakobus mengecam sikap orang ini. Bukan karena dia membuat rencana atau ingin mencari keuntungan, tetapi karena tidak ada Tuhan dalam rencananya. Semua yang dia katakan berpusat pada dirinya sendiri: "kami akan berangkat," "kami akan tinggal setahun," "kami akan berdagang," dan "kami akan mendapat untung."

Orang ini sangat percaya diri pada kemampuannya sendiri, tanpa berdoa, tanpa meminta petunjuk Tuhan. Ia merasa bahwa pengalaman, kekayaan, kepintaran, dan koneksi sudah cukup untuk menjamin kesuksesan.

Namun, ayat 14 langsung mengingatkan:

"Kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok."

Sementara ayat 13 penuh kepastian (pasti berangkat, pasti tinggal setahun, pasti dapat untung), ayat 14 justru menegaskan bahwa kita tidak tahu apa yang akan terjadi bahkan besok sekalipun.

Bagaimana jika besok kita sakit?

Bagaimana jika terjadi kecelakaan atau musibah?

Bagaimana jika Tuhan memanggil kita lebih cepat?

Semua ini bisa terjadi, karena kita tidak memegang kendali atas hidup kita—Tuhanlah yang memegang kendali.

Karena hidup kita singkat dan kita tidak tahu hari esok, maka kita harus selalu melibatkan Tuhan dalam perencanaan kita.

Yakobus 4:15 menasihatkan: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu."

Ungkapan "Jika Tuhan menghendakinya" bukanlah tanda pesimisme, melainkan sikap hati yang tunduk kepada kedaulatan Tuhan. Ini adalah ekspresi iman bahwa Tuhan yang berdaulat atas hidup kita, bukan kita sendiri.

Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan! Libatkan Tuhan dalam segala keputusan, baik yang besar maupun yang kecil. (Maria Sari)

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…