Pesona Goa Akbar, Situs Bersejarah Tuban yang Simpan Jejak Wali Songo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Goa Akbar yang lokasinya berada di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. SP/ TBN
Goa Akbar yang lokasinya berada di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Goa Akbar, salah satu goa yang paling populer dan menjadi ikon wisata di Kabupaten Tuban, Jawa Timur bahkan menyimpan kisah legenda, peninggalan sejarah, serta nilai religius yang kuat. Lokasinya berada di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, sehingga sangat mudah ditemukan wisatawan, Minggu (14/12/2025).

Menariknya lagi, menurut berbagai catatan sejarah, Goa Akbar disebut-sebut memiliki hubungan erat dengan perjalanan para wali dalam proses penyebaran agama Islam di Tuban. Terdapat beberapa versi cerita. Versi pertama menyebut nama tersebut berasal dari pohon abar, tanaman mirip pohon beringin yang dulu tumbuh tepat di mulut goa.

Pohon ini menjadi penanda alami yang membuat masyarakat menyebutnya Goa Abar, yang kemudian berubah menjadi Goa Akbar. Versi lain menyebut nama "Akbar" berasal dari bahasa Jawa Kuno "ngabar", yang berarti tempat latihan ilmu kanuragan bagi para prajurit Ronggolawe, 

Di dalam goa tersebut juga terdapat ruangan Paseban Wali, di depan mushola goa. Ruangan ini diyakini sebagai tempat berkumpul Wali Songo untuk berdiskusi, berdakwah, dan menyampaikan ajaran Islam. Bahkan, ada pula batu yang dikenal dengan nama Gamping Watu Nogo, yang dipercaya sebagai lokasi bertapa Sunan Kalijaga. 

Dalam legenda masyarakat, Goa Akbar juga disebut sebagai Lueng Ombo, tempat semedi yang dijaga makhluk gaib pada masa lalu. Nama itu juga terkait dengan legenda Naga Taksaka, makhluk mistis yang diyakini melindungi tempat tersebut.

Goa Akbar memiliki stalaktit dan stalagmit yang masih aktif meneteskan air. Struktur batuan yang unik serta keberadaan fosil-fosil asli membuat goa ini menarik bagi pencinta geologi dan alam.

Selain itu, untuk menunjang kenyamanan wisatawan, Goa Akbar telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Di sekitar area masuk, tersedia kios makanan dan minuman yang memudahkan pengunjung beristirahat sejenak atau menikmati kudapan ringan.

Untuk tiket masuk Goa Akbar tergolong sangat terjangkau, sehingga ramah bagi semua kalangan wisatawan. Goa Akbar Tuban buka setiap hari dan dapat dikunjungi mulai pagi hingga sore hari. Dengan jam operasional yang cukup panjang, wisatawan memiliki fleksibilitas untuk datang lebih awal agar menikmati suasana yang lebih sejuk atau berkunjung di siang hari setelah menjelajahi destinasi lain di sekitar pusat kota Tuban. Sehingga, bagi pencinta sejarah maupun wisatawan umum, Goa Akbar menjadi destinasi menarik yang menggabungkan pendidikan, legenda, dan keindahan alam. tb-01/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…