Rawan Bencana Longsor, BPBD Jatim Pasang Sistem Peringatan Dini di Wonosalam Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BPBD Jawa Timur memasang alat Early Warning System (EWS) tanah longsor di kawasan rawan bencana Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
BPBD Jawa Timur memasang alat Early Warning System (EWS) tanah longsor di kawasan rawan bencana Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Cuaca ekstem akhir-akhir ini terus berlanjut dan membuat masyarakat resah. Oleh karenanya, diperlukan upaya mitigasi bencana yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur setempat.

Agen Informasi Bencana BPBD Jawa Timur, Wahyu Subianto mengungkap, salah satu upaya mitigasi bencana tersebut yakni dengan memasang Early Warning System (EWS) tanah longsor di wilayah rawan bencana, tepatnya di Dusun Tegalrejo, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Pemasangan alat peringatan dini tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil pemetaan kerawanan longsor di kawasan perbukitan Wonosalam. Sementara itu, untuk lokasi pemasangan, EWS dipasang di lokasi yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap pemukiman warga.

“BPBD Jawa Timur sudah memasang satu unit EWS longsor di Desa Jarak beberapa waktu lalu,” ujar Wahyu, Kamis (18/12/2025).

Lebih lanjut, alasan lokasi Dusun Tegalrejo dipilih karena berada tepat di atas pemukiman warga. Kondisi lereng yang cukup curam dinilai berpotensi membahayakan, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Di bawah tebing terdapat rumah warga. Kemiringan tanah di lokasi ini jauh lebih berisiko dibanding titik lain,” jelasnya.

Diketahui, saat ini, jumlah EWS longsor di wilayah Jombang masih terbatas. Desa Jarak menjadi satu-satunya lokasi yang telah terpasang alat peringatan dini longsor dari BPBD Provinsi Jawa Timur.

“Untuk EWS longsor baru satu unit. Ini bagian dari langkah mitigasi awal,” tambah Wahyu.

Perlu diketahui, EWS longsor tersebut dilengkapi sensor pergerakan tanah yang terhubung dengan jaringan internet. Sistem akan mengirimkan laporan rutin ke BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Jombang. Selain itu, alat juga dilengkapi sirene dan rotator sebagai peringatan langsung kepada warga.

Selain EWS longsor, BPBD Jawa Timur juga telah memasang empat unit EWS banjir di sejumlah titik rawan banjir di Kabupaten Jombang. “Jika terdeteksi pergerakan tanah, sirene akan berbunyi agar warga segera melakukan evakuasi,” katanya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…