Imbas Gaya Mengemudi Dinilai Berbahaya, Iklan Toyota GR Yaris Dilarang Tayang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Toyota GR Yaris. SP/ JKT
Toyota GR Yaris. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Toyota, salah satu merek otomotif ternama asal Jepang baru saja mendapatkan kritik mendalam terkait standar periklanan kendaraan bermotor di negara tersebut. Pasalnya, iklan promosi yang ditayangkan dinilai berbahaya karena dianggap mempromosikan perilaku mengemudi yang tidak aman, sehingga memperpanjang daftar ketegangan antara produsen otomotif asal Jepang tersebut dengan otoritas kepatuhan Australia.

Diketahui, dalam iklan berdurasi singkat tersebut, GR Yaris digambarkan menembus pedalaman jalan berkerikil dengan gaya mengemudi ala reli. Sang pengemudi berhenti di restoran cepat saji fiktif bernama Up’n Down Burgers untuk memesan makanan. Sambil menunggu pesanan selesai, mobil berperforma tinggi itu kembali melaju agresif, bahkan mempertontonkan lompatan dramatis sebelum meluncur di jalan basah menuju area pelabuhan. 

Mellaui, aksi manuver yang menampilkan sistem penggerak semua rodanya, GR-Four, menjadi sorotan utama, ditutup dengan adegan berhenti menyamping di samping GR86 dan GR Corolla. Visual spektakuler ini justru memancing perhatian regulator Australia. Setelah menerima keluhan terkait dugaan promosi praktik mengemudi berbahaya.

Sehingga, pihak otoritas periklanan menyatakan iklan itu melanggar Kode Etik Kamar Industri Otomotif Federal (FCAI). Regulator menilai, gaya mengemudi dalam tayangan tersebut bila dilakukan di jalan umum hampir pasti melanggar hukum di seluruh negara bagian, Jumat (19/12/2025).

Sementara itu, pihak Toyota Australia merespons dengan menegaskan bahwa jajaran GR memiliki DNA motorsport murni, dan iklan tersebut dibuat untuk merepresentasikan gaya mengemudi reli yang fantastis dan tidak realistis di lingkungan tertutup oleh pengendara profesional. Toyota menekankan bahwa adegan itu bukan ajakan melakukan aksi liar di jalan raya, melainkan menampilkan kemampuan mobil dalam konteks fiksi bergaya.

Meski demikian, regulator memerintahkan penarikan iklan dari siaran televisi dan video tersebut kini tak lagi tayang, meski masih bisa ditemukan di YouTube. Juru bicara Toyota Australia menyatakan bahwa iklan GR Yaris telah dihentikan sementara dan perusahaan perlu melakukan penyesuaian sesuai arahan Ad Standards. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Bikin Gaduh, Wali Kota Eri Ancam Tutup Klinik Buang Medis Suntik Sembarangan

Bikin Gaduh, Wali Kota Eri Ancam Tutup Klinik Buang Medis Suntik Sembarangan

Senin, 31 Agu 2026 15:26 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti imbas viralnya ribuan jarum suntik bekas di saluran air di sisi kiri exit Tol Tambak Sumur, Sidoarjo, kini Wali…

Diikuti Ratusan Peserta, Festival Layang-layang 3D Raksasa Hiasi Langit Surabaya

Diikuti Ratusan Peserta, Festival Layang-layang 3D Raksasa Hiasi Langit Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 15:08 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kota Pahlawan kini dipenuhi layang-layang tiga dimensi (3D) bertaraf internasional di tengah teriknya matahari. Festival…

Kapolres Blitar Lakukan Sertijab Dua PJU, Waka Polres Blitar dan Kasat Reskrim Polres Blitar Berganti

Kapolres Blitar Lakukan Sertijab Dua PJU, Waka Polres Blitar dan Kasat Reskrim Polres Blitar Berganti

Senin, 31 Agu 2026 15:05 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres Blitar dan Kasat Reskrim Polres Blitar, Senin…

Dipenuhi Ikan Koi Bak Sungai Jepang, Kali Mawar Batu Cocok untuk Wisata Healing

Dipenuhi Ikan Koi Bak Sungai Jepang, Kali Mawar Batu Cocok untuk Wisata Healing

Senin, 31 Agu 2026 14:50 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Bagi para wisatawan yang ingin healing sekadar menenangkan pikiran dari perkotaan atau untuk berakhir pekan dari jenuhnya pekerjaan,…

Panen Petani Sayuran di Magetan Anjlok hingga 80 Persen, Dipicu Ganasnya Kemarau

Panen Petani Sayuran di Magetan Anjlok hingga 80 Persen, Dipicu Ganasnya Kemarau

Senin, 31 Agu 2026 14:36 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Selamat ganasnya puncak kemarau, membuat sejumlah petani di wilayah Kabupaten Magetan merugi dan was-was. Pasalnya, Kemarau…

Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Pemkot Batu Andalkan Sektor Pertanian

Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Pemkot Batu Andalkan Sektor Pertanian

Senin, 31 Agu 2026 14:35 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai rangkaian strategi terpadu untuk mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi ke atas 5 persen pada tahun ini, Pemerintah Kota…