Petrokimia Gresik Lahirkan 55 Agronom Muda, Dorong Regenerasi Petani Indonesia

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SP/Maidid Petrokimia Gresik memberangkatkan 55 Taruna Makmur Batch 8 untuk menjadi agen perubahan dalam pendampingan budidaya dan peningkatan produktivitas petani. SP/Maidid
SP/Maidid Petrokimia Gresik memberangkatkan 55 Taruna Makmur Batch 8 untuk menjadi agen perubahan dalam pendampingan budidaya dan peningkatan produktivitas petani. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung regenerasi petani nasional terus diperkuat. Melalui Program Taruna Makmur Batch 8, perusahaan yang tergabung dalam holding Pupuk Indonesia ini kembali meluluskan 55 agronom muda yang siap mendampingi petani secara langsung di lapangan.

Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus, menjelaskan bahwa puluhan Taruna Makmur tersebut merupakan mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi pertanian di Indonesia. Sebelum terjun ke lapangan, mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan melalui program Sekolah Makmur, kemudian menjalani praktik sebagai tenaga agronom pendamping petani.

“Para Taruna Makmur kami dorong untuk menjadi pendamping sekaligus agen perubahan di sektor pertanian. Mereka berperan dalam penerapan praktik budidaya yang baik, pemanfaatan teknologi pertanian, hingga peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat swasembada pangan nasional melalui penguatan SDM pertanian,” ujar Johanes dalam kegiatan Wirakarya Taruna Makmur di Gresik, Jawa Timur, Sabtu (20/12/2025).

Adapun peserta Taruna Makmur Batch 8 berasal dari beberapa institusi pendidikan vokasi pertanian, yakni 27 mahasiswa Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Malang, 13 mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta, 12 mahasiswa Polbangtan Bogor, serta 3 mahasiswa Polbangtan Medan.

Menurut Johanes, program ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis, manajerial, dan sosial secara langsung di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi mereka sebagai calon agronom muda yang profesional di masa depan.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi petani di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lebih dari 70 persen petani saat ini berusia di atas 40 tahun, sementara jumlah petani muda berusia 19–39 tahun masih sekitar 20 persen. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi keberlanjutan produksi pertanian dan ketahanan pangan nasional jika tidak segera diantisipasi.

“Kehadiran Taruna Makmur diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan. Regenerasi petani membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, hingga sektor industri,” tambahnya.

Program Sekolah Makmur sendiri telah digagas Petrokimia Gresik sejak 2022 dan kini memasuki Batch 8. Hingga saat ini, perusahaan telah mencetak total 373 Taruna Makmur sebagai SDM pertanian berkualitas. Program ini merekrut mahasiswa aktif Polbangtan untuk magang selama enam bulan sebagai agronom lapangan, sekaligus memperkuat kawalan budidaya pertanian di berbagai daerah.

Antusiasme mahasiswa terhadap program Taruna Makmur terus meningkat setiap tahunnya. Johanes menilai hal ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pendidikan vokasi dan industri mampu melahirkan talenta muda pertanian yang kompeten.

“Taruna Makmur bukan hanya wadah pembelajaran, tetapi juga sarana pengabdian dan kontribusi nyata bagi masa depan pertanian Indonesia,” pungkasnya. did

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…