SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Sidoarjo menggelar Rapat Anggota Cabang 2025 dengan tema “Memperkuat Kepemimpinan PERADI Dalam Rangka Mempertahankan Single Bar." Kegiatan ini berlangsung di Hotel Fave, Sabtu (20/12/2025) kemarin.
Rapat ini merupakan agenda rutin DPC PERADI Sidoarjo. Fokus utamanya adalah mengevaluasi kinerja organisasi selama satu tahun terakhir sekaligus membahas fenomena banyaknya organisasi advokat (OA) yang saat ini bermunculan, dan harapannya ada suatu wadah untuk mengakomodir mereka secara multibar bukan single bar.
"Sebab menurut undang undang Advokat no 18 tahun 2023, PERADI ini wadah tunggal atau organ tunggal sehingga seperti dalam tubuh pemerintah hanya ada satu orgal tunggal, seperti halnya organ kepolisian, kehakiman atau kelembagaan lainnya yang lazim di kenegaraan kita," tandas Yunus Susanto, SH Ketua DPC PERADI Sidoarjo.
Sehingga melalui RAC DPC PERADI ini, Yunus berharap soliditas dan keteguhan anggota PERADI Sidoarjo semakin kuat dalam menjalankan profesi advokat sebagai officium nobile atau profesi yang mulia.
Senada hal tersebut, R. Dwi Prihartono,SH.,MH selaku perwakilan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI dan Ananto Haryo S.H, M. Hum, M.M selaku Ketua Harian DPC PERADI Sidoarjo, turut memberikan apresiasi yang luar biasa atas militansi PERADI Cabang Sidoarjo. Pasalnya, dari 190 DPC di seluruh Indonesia, Sidoarjo konsisten berada di barisan terdepan dalam hal keaktifan dan inovasi program. Semangat ini menjadi modal kuat bagi Sidoarjo, yang telah ditunjuk menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Jawa Timur yang melibatkan 33 kabupaten dan kota.
Ketua Harian DPC PERADI Sidoarjo, H. Ananto Haryo, S.H., M.Hum., M.M., menjelaskan bahwa RAC merupakan kewajiban organisasi yang diamanatkan Anggaran Dasar PERADI dan menjadi sarana evaluasi serta perumusan program kerja tahunan. “Melalui RAC ini, setiap bidang bisa menjalankan programnya secara maksimal. Kalau program berjalan, PERADI bisa benar-benar mengayomi masyarakat dan memberikan pelayanan hukum,” jelasnya, Minggu (21/12/2025).
Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Yunus Susanto, berbagai program telah berjalan, seperti konsultasi hukum gratis bagi masyarakat, pendidikan dan pelatihan PKPA bekerja sama dengan perguruan tinggi, serta pembinaan advokat muda.
Selain fokus pada penguatan internal, PERADI juga menunjukkan sisi kemanusiaannya dengan menggalang dana sosial, yang kini telah menembus angka Rp2,5 miliar, untuk korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
Di sisi lain, tantangan intelektual tidak dikesampingkan; seluruh advokat didorong untuk segera menguasai KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) terbaru, demi profesionalisme yang tak tertandingi.
Acara tersebut dihadiri seluruh anggota DPC PERADI dari berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo se Tengah, menunjukkan antusiasme serta komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antar advokat.
Sementara itu salah satu advokat Oot S Pratama dari Puncak Kerinci lawyer yang hadir mengikuti RAC DPC PERADI tersebut juga menegaskan, rapat bukan hanya forum evaluasi, melainkan juga bentuk pertanggungjawaban pengurus.
“Kami menyampaikan semua capaian yang telah dilakukan demi menjadikan PERADI Sidoarjo semakin maju," ujarnya
Ia menambahkan, rapat RAC ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar advokat. “Alhamdulillah, rapat ini berjalan lancar dan penuh kekeluargaan,” imbuhnya.
Dalam forum tersebut, para anggota kembali meneguhkan komitmen untuk mendukung visi dan misi organisasi, yakni membentuk advokat yang mandiri, profesional, dan akuntabel dalam melayani masyarakat, khususnya pencari keadilan. hdk/hik
Editor : Redaksi