SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Gapura Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan lantai 7 ambruk setelah diterjang angin puting beliung, Senin (22/12/2025) sore.
Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Kota Lamongan dan sekitarnya.
Ambruknya gapura tersebut sempat mengejutkan pegawai dan masyarakat yang berada di sekitar kantor Pemda Lamongan , apalagi di selatan Kantor itu setiap hari terdapat beberapa pedagang kaki lima yang berjuala beraneka ragam makanan.
Material bangunan yang membentuk Gapura Paduraksa dari kerangka besi/galvalum tersebut ambruk ke area jalan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Hanya box motor Tosa milik Wawan warga Demangan yang biasa berjualan nasi krawu di lokasi kejadian terlihat sebagian besar rusak, akibat material yang ambruk.
"Kejadian ambruknya gapura ini sekitar pukul 16.00 an, saat saya tengah berkemas-kemas dan menitipkan barang ke kerabat," kata Wawan yang ditemui di lokasi kejadian.
Saat kejadian, Box motor Tosa miliknya masih berada di lokasi kejadian. "Seperti biasa kalau sudah mau pulang, sebagain barang saya titipkan di kerabat, namun saat kembali motor saya sudah terkena material ambruknya bangunan itu," jelasnya.
Saat melihat itu, ia tidak bisa berbuat apa-apa, ia dan sebagian penjual di sekitar termasuk ada istri mendiang almarhum penjaga gawang Khoirul Huda memilih menepi dan menyelamatkan diri saat angin puting beliung melanda.
"Saat melihat itu, saya bersama dengan penjual lainnya menyelamatkan diri, kuatir ada susulan material ambruk, tadi juga ada istri almarhum penjaga gawang Persela Khoirul Huda," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Lamongan Naim, dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa ambruknya bagian Gapura bangunan Pemda Lamongan.
"Ya karena agin cukup kencang tadi ada laporan bagian sisi selatan Pemda lt 7 tepatnya gapura ambruk, tidak sampai menimbulkan korban jiwa, pemilik box motor Tosa alhamdullah selamat,"ujarnya.
Tidak hanya bangunan gapura, beberapa pohon di kota Lamongan tumbang. Mulai depan cafe hutan kota, dan ada satu korban mengalami luka tengah dibawah ke rumah sakit.
Pohon tumbang juga terdapat di sekitar Pasar Tingkat Lamongan, sebagian atas depan kantor Inspektorat juga terpantau rusak, dan terdapat warung kopi di jalan Lamongrejo dikabarkan juga ambruk.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Masyarakat diminta menghindari area terbuka dan bangunan tinggi saat hujan deras disertai angin kencang," harapnya. jir
Editor : Moch Ilham