SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Cuaca ekstrem yang masih berlanjut mengakibatkan sejumlah bangunan, bahkan fasilitas umum hingga Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan rusak porak-poranda diterjang hujan deras disertai angin kencang. Salah satu kerusakan paling parah pada ornamen taman berupa relief gapura Paduraksa di belakang kantor Pemkab yang roboh akibat terpaan angin kencang dan menimpa area sekitar lokasi.
Bahkan, satu orang mengalami luka-luka. Akibat kejadian tersebut, kendaraan roda tiga milik korban mengalami kerusakan parah karena tertimpa ornamen Paduraksa. Bagian depan motor tiga rodanya tertimpa material bangunan, sementara rombong tempat berjualan nasi krawu dan nasi uduk miliknya roboh hingga terbalik.
Seorang pedagang nasi krawu, Papan mengaku bangunan itu tiba-tiba ambruk saat dirinya sedang membereskan lapak dagangan. "Saya sedang membereskan meja jualan, tiba-tiba sudah ambruk saja. Untung tadi sudah pergi, kalau masih di situ mungkin sudah celaka," ujar Papan, Selasa (23/12/2025).
Sementara itu, tak jauh dari lokasi, tepatnya di kawasan Pasar Tingkat Lamongan, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa lapak tambal ban. Saat kejadian, pemilik lapak diketahui tengah memperbaiki sepeda motor milik pelanggan. Akibatnya, Ahmad Parman mengalami patah tulang dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan menyebutkan, terdapat sedikitnya lima titik pohon tumbang di wilayah Kota Lamongan. Lokasi tersebut berada di depan Dinas Pendidikan, RSUD dr Soegiri, Dinas Perhubungan, depan kantor Pemkab, serta area pasar.
Selain itu tak lupa, pihak BPBD juga turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi cuaca ekstrem, khususnya hujan deras disertai angin kencang. "Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tidak berteduh di bawah pohon saat angin kencang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. lm-01/dsy
Editor : Desy Ayu