Wisata Kedung Maor Bojonegoro, Dijuluki "Niagara Kecil" dengan Legenda Mistisnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eksotisnya wisata Kedung Maor diapit tebing-tebing kapur kokoh yang menjulang megah. SP/ BJN
Eksotisnya wisata Kedung Maor diapit tebing-tebing kapur kokoh yang menjulang megah. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Fenomena alam yang dikenal sebagai Kedung Maor, yakni sebuah permata tersembunyi di selatan Kabupaten Bojonegoro yang memadukan keindahan alam, jejak geologi masa lampau, dan legenda lokal yang masih hidup hingga kini, Jumat (09/01/2026).

Sementara itu, dinamai wisata tersebut lantaran warga setempat percaya nama "Maor", suara yang menyerupai auman harimau. Namun, bunyi tersebut bukan berasal dari sang raja hutan, melainkan dari hempasan air deras yang menghantam batuan purba. 

Penamaan Kedung Maor berasal dari gabungan kata "kedung" yang berarti kubangan air besar dan "maor" yang merujuk pada suara auman harimau. Penamaan tersebut menggambarkan gemuruh air terjun yang deras dan tinggi, yang suaranya menyerupai auman ketika debit air sedang memuncak.

Konon, di dasar kedung tersimpan fosil rumah yuyu atau kepiting laut purba, serta endapan abu vulkanik yang berasal dari Gunung Pandan. Temuan ini menjadikan Kedung Maor tak hanya menarik secara visual, tetapi juga bernilai ilmiah. Saat memandikan ternaknya di lokasi tersebut, ia mendengar suara yang menyerupai auman harimau, sehingga menamai lembah itu Kedung Maor.

Selain legenda asal-usul nama, kawasan ini juga dipercaya memiliki aura mistis. Warga setempat meyakini Kedung Maor merupakan sebuah kerajaan gaib besar yang dijaga oleh dua sosok raksasa tak kasat mata. Hingga kini, Kedung Maor tetap menjadi ikon wisata andalan Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Bojonegoro. 

Pengunjung dapat berenang, bermain air, atau sekadar bersantai menikmati udara sejuk khas hutan jati. Selain itu, Kedung Maor juga menjadi "surga" bagi peneliti berkat kandungan nilai geologis purba yang dimilikinya. Namun, pengunjung disarankan tidak datang saat puncak musim kemarau karena daya tarik utama destinasi ini terletak pada keindahan aliran airnya. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Menuju Satu Abad, Coca-Cola Indonesia Dorong Budaya Nongkrong dan Kebersamaan

Menuju Satu Abad, Coca-Cola Indonesia Dorong Budaya Nongkrong dan Kebersamaan

Selasa, 04 Agu 2026 13:48 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 13:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Selama hampir satu abad, Coca-Cola telah menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari makan bersama k…

Perkuat Dakwah dan Diplomasi Serumpun, UNSUDA dan Ma'had Aly Sunan Drajat Kirim 200 Mahasiswa KKN di Johor Malaysia

Perkuat Dakwah dan Diplomasi Serumpun, UNSUDA dan Ma'had Aly Sunan Drajat Kirim 200 Mahasiswa KKN di Johor Malaysia

Selasa, 04 Agu 2026 13:42 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Upaya memperkuat dakwah dan diplomasi serumpun Indonesia-Malaysia, terus dilakukan oleh Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) dan…

Percepatan Pembangunan, Pemkab Jember Ajukan Dana Talangan Rp786 Miliar

Percepatan Pembangunan, Pemkab Jember Ajukan Dana Talangan Rp786 Miliar

Selasa, 04 Agu 2026 13:40 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna percepatan pembangunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berencana mengajukan dana talangan sebesar Rp 786,57 miliar dalam…

Dinkes: 60 SPPG di Tulungagung Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Dinkes: 60 SPPG di Tulungagung Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Selasa, 04 Agu 2026 13:13 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 13:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung mencatat sebanyak 60 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya masih belum…

Terkuak Temuan Misteri Suara Gemercik di Sampang, Ada Kandungan Belerang di Tanah

Terkuak Temuan Misteri Suara Gemercik di Sampang, Ada Kandungan Belerang di Tanah

Selasa, 04 Agu 2026 12:47 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Menindaklanjuti viralnya temuan misteri tanah yang mengeluarkan suara gemercik air di Desa Gunungeleh, Kecamatan Kedundung,…

Sambut HUT RI, Pemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Sambut HUT RI, Pemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Selasa, 04 Agu 2026 12:23 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur…