Antisipasi Potensi Luapan Banjir, Pemkab Situbondo Masifkan Normalisasi Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (kanan) didampingi Kepala Dinas PUPP saat meninjau normalisasi sungai di Kecamatan Kendit, Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (kanan) didampingi Kepala Dinas PUPP saat meninjau normalisasi sungai di Kecamatan Kendit, Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka mengantisipasi banjir luapan sungai khususnya di wilayah yang kerap menjadi potensi langganan banjir di Situbondo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan cepat, memasifkan normalisasi sungai pada musim hujan tahun ini yang mengalami pendangkalan.

"Bulan Januari-Februari itu curah hujan cukup tinggi, oleh karena itu kebijakan saya sejak awal harus ada skenario mitigasi, yakni mitigasi dengan normalisasi sungai," jelas Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Selasa (13/01/2026).

Lebih lanjut, Bupati Rio menegaskan bahwa mitigasi bencana tersebut telah dipersiapkan sejak jauh hari sebelumnya, dan fokus utamanya meminimalisir dampak kerugian masyarakat di sejumlah titik rawan dan dan berpotensi banjir.

Kendati secara administratif beberapa aliran sungai di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk normalisasi atau pengerukan sedimentasi termasuk pembersihan saluran air tersebut fokusnya di wilayah rawan banjir luapan sungai.

"Selama pemkab punya alat berat, kami lakukan normalisasi di titik-titik rawan untuk mengurangi dampak banjir, yang biasanya terjadi di awal tahun pada Januari dan Februari. Sehingga, harapannya dengan normalisasi menggunakan alat berat ini kapasitas tampung sungai bertambah dan dapat mencegah air meluap ke pemukiman warga," ujarnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) Kabupaten Situbondo, Abdul Kadir menyampaikan bahwa saat ini yang menjadi fokus pengerukan sedimentasi adalah di Sungai Kecamatan Kendit dan Kecamatan Jangkar. Diantaranya, Sungai Kendit ini yang saat ini tengah dilakukan normalisasi sekitar 2 kilometer, sedangkan di Kecamatan Jangkar sepanjang 900 meter. st-01/dsy

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…