Sepanjang 2025, Nilai Ekspor Produk Unggulan di Banyuwangi Naik Tembus Rp3,9 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melepas ekspor PT Pasifik Harvest di Banyuwangi, jawa Timur. SP/ BYW
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melepas ekspor PT Pasifik Harvest di Banyuwangi, jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mencatat nilai ekspor produk unggulan mencapai Rp3,9 triliun atau mengalami peningkatan 18,33 persen dibandingkan tahun 2024 yakni Rp3,3 triliun. Tentu, adanya peningkatan tersebut menunjukkan tren positif dan produk-produk asal Banyuwangi juga telah menembus pasar global di berbagai belahan dunia.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, total ada 80 negara tujuan ekspor dari Banyuwangi,dan pasarnya tersebar di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Serikat hingga Australia," jelas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (19/01/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi Nanin Oktaviantie menjelaskan bahwa komoditas yang diekspor beragam dan mencakup 27 produk unggulan. Di antaranya ikan hias, batu apung, koral, ikan kaleng, olahan rempah, produk pertanian, kerajinan, hingga buah segar.

Sementara itu, untuk komoditas dengan nilai ekspor terbesar masih didominasi produk perikanan, khususnya ikan kaleng. Salah satu eksportir utamanya, lanjutnya, adalah Pacific Harvest yang merupakan perusahaan pengolahan ikan yang beroperasi di Kecamatan Muncar (wilayah selatan Banyuwangi).

"Pengirimannya berbasis kontrak dengan negara tujuan, sekali kirim bisa puluhan ton, dan bahkan dalam kondisi tertentu bisa mencapai 40 kontainer per hari," kata Nanin.

Hingga saat ini, pemerintah daerah setempat terus mendorong peningkatan volume dan nilai ekspor dengan memperkuat ekosistem industri, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk sekaligus membuka peluang investasi bagi perusahaan besar maupun menengah untuk menanamkan modal di Banyuwangi, seiring dengan ketersediaan bahan baku, infrastruktur pendukung dan iklim usaha yang semakin kondusif. Dan diketahui, total ada 80 negara tujuan ekspor dari Banyuwangi,dan pasarnya tersebar di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Serikat hingga Australia. by-01/dsy

Berita Terbaru

Indonesia Kuasai 80 Persen Pasien Asing, Industri Kesehatan Malaysia Panen dari Wisata Medis

Indonesia Kuasai 80 Persen Pasien Asing, Industri Kesehatan Malaysia Panen dari Wisata Medis

Kamis, 16 Jul 2026 20:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 20:01 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fenomena warga Indonesia berobat ke luar negeri kian menguat, khususnya ke Malaysia. Selain faktor kepercayaan terhadap layanan k…

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kendati belum genap seminggu beroperasi namun program Menu Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali bermasalah.  Ini …

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…