Kusumo Adi Nugroho Legislator PDI Perjuangan, Menyayangkan Tindak Kekerasan Pembongkaran Paksa Pagar Mutiara Regency

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kusumo Adi Nugroho Fraksi PDI-P DPRD Sidoarjo
Kusumo Adi Nugroho Fraksi PDI-P DPRD Sidoarjo

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Ratusan warga Perumahan Mutiara Regency terpaksa beradu fisik dengan Satpol PP yang membongkar tembok perumahan Mutiara Regency yang rencananya untuk akses jalan perumahan mutiara City. Kamis (29/1).

Akibatnya Warga yang didominasi kaum ibu ibu ini banyak menderita luka memar maupun goresan saat diseret dan di aniaya petugas Satpol PP agar tidak menghadang pembokaran tembok pembatas perumahan Mutiara Regency dengan perum Mutiara City.

Salah satu korban terkait keberingasan  tindakan anarkis Satpol PP yakni Ny. Istikharoh seorang pengajar TPQ istri Agus Prastowo sekjen JAMA'AH DZIKIR NURUL WATHON WAL KHITOH AL HAMBALANGI warga Perum Mutiara Regency.
Agus akan segera turun menemui bupati,  tanggung jawab atas keberingasan anggota Satpol PP saat menjebol  pagar pembatas perumahan sehingga banyak menimbulkan korban.

"Kami tidak terima atas tindakan anarkis ini, kami akan menemui eksekutif juga kami laporkan kepihak kepolisian atas tindak kekerasan  terhadap korban terutama perlakuan  terhadap istri kami sehingga sempat dirawat di RS Delta Surya." Ujar Agus Prastowo.

Korban yang berjatuhan ini akibat Perseteruan yang melibatkan dua kepentingan besar, alih – alih pihak eksekutif yang ingin mengintegrasikan jalan, dan warga yang menuntut perlindungan hak konsumen.
Berdasarkan Pasal 33 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2009, penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) memang wajib, namun pengelolaannya harus bertujuan untuk keberlanjutan dan kenyamanan penghuni, bukan justru memicu konflik sosial.

Menanggapi kericuan pembongkaran paksa tembok pembatas perumahan Mutiara Regency yang terkesan menguntungkan perumahan Mutiara City milik investor besar  Junaidi tersebut, Kusumo Adi Nugroho Legislator dari PDI Perjuangan angkat bicara,  "Saya sebagai wakil rakyat Sidoarjo menyayangkan tindakan Satpol PP serta kebijakan eksekutif yang terkesan memaksakan diri demi kepentingan, yang mengabaikan aturan, serta rekomendasi dewan." Tandas Kusumo Adi Nugroho saat dihubungi melalui aplikasi WA.

Lebih dari itu Kusumo berharap  kedepannya, peristiwa  semacam ini tidak terjadi lagi di Sidoarjo apalagi rekomendasi dari DPRD sudah jelas yakni eksekutif jangan  pemaksakan untuk membongkar pembatas perumahan Mutiara Regency sebelum  final kelengkapan regulasi dan dasar hukumnya karena Sidoarjo  belum memiliki Perda terkait Rencana Pembangunan Pengembangan  Perumahan dan Kawasan Pemukiman ( RP3KP) serta belum memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kecamatan Sidoarjo Kota yang spesifikasi di wilayah tersebut.

DPRD memberikan amanah regulasi ke eksekutif yaitu meminta pembongkaran menunggu tuntasnya regulasi daerah itu selesai. Sehingga status lahan tersebut  jelas dan tidak abu abu." Regulasi tersebut dilahirkan untuk mengatur apakah ada peruntukan untuk jalan umum atau hunian jelas dan terang benderang secara hukum. hdk/hik

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…