Jelang Imlek, Produsen Kue Keranjang Mulai Banjir Pesanan hingga Luar Pulau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tjik Lidyana, pemilik usaha pembuatan kue keranjang di Surabaya. SP/ SBY
Tjik Lidyana, pemilik usaha pembuatan kue keranjang di Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sudah jadi tradisi tahunan, pengiriman kue keranjang menjelang perayaan Imlek di Surabaya mulai kebanjiran pesanan sejak sepekan terakhir. Bahkan pesanan tersebut tembus sampai ke luar pulau, padahal perayaan Imlek masih sekitar tiga minggu lagi.

"Kirimnya bukan cuma Surabaya, tapi juga ke Sidoarjo, Gresik, Kalimantan, Papua, Bali, sampai Manado," jelas Tjik Lidyana, salah satu pemilik usaha kue keranjang di Jalan Kalidami IX No. 9, Surabaya, Jumat (30/01/2026).

Lebih lanjut, ia memperkirakan jumlah pesanan akan semakin meningkat mendekati hari H. Dalam sehari, jumlah produksi bisa mencapai 150 hingga 300 kotak dengan berbagai ukuran. Ada beberapa varian kemasan yang paling banyak dipilih pembeli. "Kalau sudah agak dekat Imlek biasanya jauh lebih ramai lagi," ujarnya.

Mulai dari isi satu, dua, empat, hingga isi sembilan kue keranjang. Dalam sekali proses produksi, ia menghabiskan sekitar 40 kilogram bahan baku mulai dari tepung, gula, dan air. Sedangkan untuk proses pembuatan kue keranjang sendiri ternyata membutuhkan waktu yang panjang.

"Masaknya bisa 14 sampai 15 jam. Bisa pakai dua panci besar sekaligus," tuturnya.

Diketahui, kue keranjang ini bisa bertahan hingga dua sampai tiga bulan di suhu ruang. Jika disimpan di kulkas, daya tahannya bisa lebih lama. Menurutnya, ada beberapa cara untuk menikmati kue keranjang saat perayaan Imlek.

"Kalau masih empuk dan kenyal, biasanya dimakan pakai kelapa parut seperti ongol-ongol, atau dibalurkan kacang yang ditumbuk," ungkapnya.

Sementara jika ingin digoreng, kue keranjang harus dibiarkan mengeras terlebih dahulu. Di momen perayaan Imlek, kue keranjang menjadi sajian wajib karena memiliki makna filosofis. Sedangkan untuk harga kue keranjang ini sendiri ia dibanderol sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 35 ribu, tergantung ukuran.

"Maknanya biar lengket, ketemu terus. Selain itu, biasanya juga buat sembahyang dan dibagikan ke saudara. Untuk penyajian, masukkan kulkas dulu, baru dipotong dan digoreng," ucapnya. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…