PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji yang juga Wakil Wali Kota Surabaya Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersamaDewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya
Foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji yang juga Wakil Wali Kota Surabaya Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersamaDewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya

i

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Pengurus Ranting secara marathon selama tiga hari. Kegiatan dimulai dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Bubutan, Krembangan, Gubeng, Tegalsari, Simokerto, dan Genteng, Jumat (30/1), di Multifunction Hall BG Junction.

Rapat dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti PAC Kecamatan Bubutan, Krembangan, dan Gubeng, sementara sesi kedua diikuti PAC Kecamatan Tegalsari, Simokerto, dan Genteng. Kegiatan dibuka langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji yang juga Wakil Wali Kota Surabaya.

Armuji menegaskan bahwa konsolidasi merupakan agenda organisasi lima tahunan yang dilakukan secara berjenjang, bukan kegiatan dadakan.

“Ini bagian dari tahapan organisasi setelah Kongres, Konferda, dan Konfercab menuju Musancab. Karena itu digelar rapat PAC dengan mengundang KSB ranting untuk mengusulkan calon Ketua PAC,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap PAC wajib mengusulkan minimal lima nama calon Ketua PAC sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan.

“Komposisinya 50 persen kader muda dan 50 persen kader berpengalaman, agar terjadi regenerasi dan anak-anak milenial serta generasi Z melek politik dan siap mewarnai masa depan PDI Perjuangan,” tegas Armuji.

Menurutnya, seluruh rangkaian Pramusancab ditargetkan rampung hingga Minggu dan hasilnya akan disampaikan ke DPD paling lambat 14 Februari.

“Sejauh ini semua berjalan lancar,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan DPC PDI Perjuangan Surabaya Sukadar menjelaskan bahwa rapat PAC dilaksanakan sesuai mekanisme dan peraturan partai.

“Peserta rapat adalah seluruh fungsionaris PAC serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara ranting sesuai SK. Rapat dinyatakan sah apabila dihadiri minimal 50 persen plus satu peserta,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap peserta memiliki hak mengusulkan nama calon Ketua PAC melalui formulir resmi yang telah disiapkan.

“Rapat wajib menghasilkan minimal lima nama calon Ketua PAC untuk disampaikan ke DPD melalui DPC. Pendamping dari DPC tidak memiliki hak suara dan hanya bertindak sebagai peninjau. Berita acara juga wajib ditandatangani asli dan berstempel PAC tanpa coretan atau tip-ex,” pungkas Sukadar.

Wakil Sekretaris Bidang Program DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Aliyuddin, usai sesi kedua menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan menjaring kader terbaik yang memiliki komitmen kuat dalam membesarkan partai di wilayah masing-masing.

“Kami meminta usulan calon Ketua PAC yang punya loyalitas, ideologi Pancasila yang kuat, serta kepemimpinan yang baik. Anak-anak muda juga menjadi prioritas jika memiliki kapasitas dan visi yang jelas,” katanya.

Ia menambahkan, hasil rapat PAC akan disampaikan ke DPD yang nantinya menetapkan Ketua PAC terpilih bersama dua pendamping.

“Tiga orang ini kemudian menyusun kepengurusan lengkap di tingkat PAC,” jelasnya.

Ali menegaskan, konsolidasi ini juga menjadi bagian dari persiapan PDI Perjuangan menghadapi Pemilu 2029.
“Pengurus PAC tidak hanya fokus pemilu, tetapi juga terus turun ke masyarakat, menyerap aspirasi dan memetakan kebutuhan warga, seperti di bidang kesehatan, ekonomi, dan pendidikan,” ujarnya.

Dengan konsolidasi berjenjang ini, DPC PDI Perjuangan Surabaya optimistis struktur partai di tingkat kecamatan semakin solid dan siap menjawab tantangan politik ke depan. Alq

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…