Hasil Rakor Tegaskan Sunan Drajat dan Sunan Mayang Madu Tokoh Berbeda

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat koordinasi Disbudporapar bersama pihak-pihak terakhir mengurai Polemik nama Sunan Drajat Sunan Mayang Madu. SP/IST
Rapat koordinasi Disbudporapar bersama pihak-pihak terakhir mengurai Polemik nama Sunan Drajat Sunan Mayang Madu. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan Drajat dan Sunan Mayang Madu, Senin (23/2/2026).

Rapat koordinasi yang menghadirkan pihak-pihak terkait tersebut, langsung dipimpin oleh Kepala Disbudporapar, Siti Rubikah bersama sejumlah kepala bidang dan kepala seksi yang membidangi.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Kepala Desa Drajat, Kepala Desa Banjarwati, Raden Imam Mukhlisin perwakilan keluarga ndalem Sunan Drajat, serta pemohon Rudi Hariono, SH.

Dalam forum tersebut disepakati bahwa Sunan Drajat dan Sunan Mayang Madu merupakan dua tokoh yang berbeda. Mbah Mayang Madu disebut sebagai mertua Sunan Drajat.

Perwakilan keluarga besar Sunan Drajat, Raden Imam Mukhlisin, menegaskan bahwa pihak keluarga memiliki catatan sejarah yang menyebutkan adanya pemberian gelar kepada Sunan Drajat.

“Kami memiliki catatan bahwa gelar itu diberikan oleh Raden Fatah kepada Raden Qasim. Namun secara nasab dan sejarah, Sunan Drajat dan Mbah Mayang Madu adalah dua tokoh yang berbeda,” ujarnya dalam rapat.

Sementara itu, pemohon Rudi Hariono, SH menyampaikan bahwa dirinya akan menindaklanjuti hasil rapat dengan menghadirkan kajian ilmiah pembanding.

“Kita sepakat ini harus diluruskan secara akademik. Saya akan memunculkan data ilmiah pembanding, termasuk memperkuat dengan bukti arkeologis berupa dua gapura yang berada di makam Mbah Mayang Madu. Ini nanti akan kita bahas dalam forum seminar ilmiah,” tegas Rudi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Siti Rubikah, menyatakan pihaknya akan segera melakukan penelitian terhadap dua gapura tersebut.

“Kami akan menurunkan tim untuk meneliti dua gapura itu guna mengungkap pesan dan nilai arkeologisnya. Jika memenuhi syarat, kawasan makam Mbah Mayang Madu akan kami usulkan menjadi situs cagar budaya,” kata Siti Rubikah.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal penyamaan persepsi berbasis data sejarah dan kajian ilmiah, sehingga tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat serta tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal Lamongan. jir

Berita Terbaru

600 Prajurit TNI Siap 'Serbu' Pulung Ponorogo Bulan Juli, Pangdam Janji Lahan Tani Warga Aman

600 Prajurit TNI Siap 'Serbu' Pulung Ponorogo Bulan Juli, Pangdam Janji Lahan Tani Warga Aman

Senin, 25 Mei 2026 20:24 WIB

Senin, 25 Mei 2026 20:24 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo-Pembangunan markas militer baru di tingkat daerah sering kali memicu kekhawatiran warga terkait nasib lahan garapan mereka. Namun,…

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Madiun Raya, Danrem: Diharapkan Dongkrak Keamanan Wilayah

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Madiun Raya, Danrem: Diharapkan Dongkrak Keamanan Wilayah

Senin, 25 Mei 2026 20:21 WIB

Senin, 25 Mei 2026 20:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun Raya – Pangdam V/Brawijaya, Rudy Saladin, meninjau sejumlah lokasi pembangunan satuan Teritorial Pembangunan (TP) di wilayah Madiun R…

DKPP Sumenep Pastikan Hewan Kurban Lolos Sertifikasi Kesehatan

DKPP Sumenep Pastikan Hewan Kurban Lolos Sertifikasi Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 18:25 WIB

Senin, 25 Mei 2026 18:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengingatkan…

Pijar Religius Al Banjari SMPN 2 Taman Bergema di Arena CFD

Pijar Religius Al Banjari SMPN 2 Taman Bergema di Arena CFD

Senin, 25 Mei 2026 17:24 WIB

Senin, 25 Mei 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Suara musik rebana mengiringi lantunan sholawat menggema di seantero Monumen Jayandaru Alun alun Sidoarjo, saat digelar Car Free…

Gerbong Mutasi Ponorogo Bergolak! Belasan Pejabat Eselon II Mendadak Dipanggil BKN Jatim

Gerbong Mutasi Ponorogo Bergolak! Belasan Pejabat Eselon II Mendadak Dipanggil BKN Jatim

Senin, 25 Mei 2026 17:19 WIB

Senin, 25 Mei 2026 17:19 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Peta birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendadak memanas. Sinyal perombakan besar-besaran alias mutasi jabatan…

Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Tetap Stabil Menjelang Idul Adha

Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Tetap Stabil Menjelang Idul Adha

Senin, 25 Mei 2026 17:17 WIB

Senin, 25 Mei 2026 17:17 WIB

SurabayaPagi, Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan harga bahan pokok di Pasar Banjarejo, Kabupaten Bojonegoro, relatif stabil m…