DPRD Surabaya Minta Pemkot Menyiapkan Fasilitas dan Ciptakan Ekosistem Pengelolahan Sampah di Perkampungan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI : Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai menemakan berbagai persoalan di masyarakat saat mengelar reses 22 Mei lalu. Sejumlah warga mengeluhkan minimnya fasilitas pendukung, sehingga semangat pengelolaan sampah yang sudah tumbuh belum mampu menghasilkan manfaat ekonomi secara maksimal. Salah satunya berasal dari warga RW 1 Kelurahan Simo Mulyo yang mengaku selama ini hanya mendapatkan edukasi terkait pemilahan sampah tanpa dibarengi sarana penunjang.

“Yang dikeluhkan warga bukan masalah mereka tidak mau memilah sampah. Mereka hanya tidak diberikan fasilitas untuk penampungannya. Kampung Pancasila sudah ada edukasi, tetapi fasilitas pendukungnya belum tersedia,” ujar Bahtiyar.

Berangkat dari aspirasi tersebut, ia menilai pengelolaan sampah di tingkat kampung perlu ditingkatkan. Menurutnya, sampah yang telah dipilah tidak seharusnya hanya ditampung, tetapi juga diolah sehingga memiliki nilai ekonomi bagi warga.

“Kalau hanya ditampung saja sangat eman (sayang). Harus ada pengelolaannya. Jangan sampai warga sudah memilah, tetapi akhirnya tidak ada manfaat ekonominya,” katanya.

Bahtiyar mengusulkan pengelolaan sampah berbasis RW. Skema tersebut dinilai lebih efektif karena melibatkan kolaborasi antara RT dan RW, sekaligus memudahkan pengawasan serta pendampingan.

“Kalau skopnya masih kecil di tingkat RW akan lebih mudah. Ada kolaborasi RT dan RW. Ketika kebutuhan sudah besar, baru bisa melibatkan satu kelurahan. Jadi pengelolaannya lebih sektoral dan jelas siapa yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Selain bernilai ekonomi, pengelolaan sampah dari hulu juga diyakini mampu mengurangi beban tempat pembuangan sementara (TPS) maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo. Apalagi saat ini jam pengangkutan sampah sudah diatur sehingga warga dituntut lebih disiplin dalam membuang sampah.

“Semangatnya jangan sampai sampah terus menumpuk di TPS dan berakhir di TPA. Alangkah baiknya pengelolaan dilakukan sejak di bawah, sehingga selain mengurangi volume sampah, juga bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, Bahtiyar mendorong Pemkot Surabaya agar tidak berhenti pada edukasi Kampung Pancasila. Menurutnya, penyediaan fasilitas, pendampingan, hingga pencarian pasar bagi hasil pengolahan sampah harus menjadi satu kesatuan program.

“Kalau warga sudah mau memilah sampah, tugas pemerintah berikutnya adalah menyiapkan fasilitas dan menciptakan ekosistemnya. Sehingga sampah tidak lagi menjadi masalah, tetapi berubah menjadi sumber ekonomi baru bagi kampung-kampung di Surabaya,” pungkasnya. Alq 

 

Berita Terbaru

Hanguskan Tujuh Stan di Pasar Agrobis Babat, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Hanguskan Tujuh Stan di Pasar Agrobis Babat, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Senin, 13 Jul 2026 12:10 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga di Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan dihebohkan dengan peristiwa kebakaran di kawasan tersebut hingga menghanguskan…

Tradisi Ritual Larung Sembonyo di Pantai Sidem Sedot Ratusan Pengunjung

Tradisi Ritual Larung Sembonyo di Pantai Sidem Sedot Ratusan Pengunjung

Senin, 13 Jul 2026 12:05 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai bagian rangkaian tradisi adat, gelaran ritual budaya sedekah bumi larung sembonyo yang digelar masyarakat pesisir…

Koperasi Harus Tinggalkan Stigma Kuno, Bupati Madiun Dorong Adaptasi Digital

Koperasi Harus Tinggalkan Stigma Kuno, Bupati Madiun Dorong Adaptasi Digital

Senin, 13 Jul 2026 12:02 WIB

Senin, 13 Jul 2026 12:02 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak gerakan koperasi di Kabupaten Madiun untuk meninggalkan stigma sebagai organisasi yang kuno da…

Akhir Pekan Depan, Pemkab Banyuwangi Gelar Agenda Menarik BEC 2026 bagi Wisatawan

Akhir Pekan Depan, Pemkab Banyuwangi Gelar Agenda Menarik BEC 2026 bagi Wisatawan

Senin, 13 Jul 2026 11:59 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang akhir pekan depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar beberapa agenda menarik bagi…

Kian Lesu, Ratusan Kios di Lantai Dua Pasar Besar Ngawi Mulai Beralih Jadi Gudang

Kian Lesu, Ratusan Kios di Lantai Dua Pasar Besar Ngawi Mulai Beralih Jadi Gudang

Senin, 13 Jul 2026 11:47 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Melihat kondisi terkini lantai dua Pasar Besar Ngawi (PBN) yang kian lesu hingga banyak yang gulung tikar kini menjadi perhatian…

Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau

Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau

Senin, 13 Jul 2026 11:39 WIB

Senin, 13 Jul 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama musim kemarau turut mendorong produktivitas pelaku usaha kerupuk di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa…