Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Kampung Pancasila Menjadi Edukasi Pengelolahan Sampah Warga Bernilai Ekonomi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya Pagi - Kampung Pancasila salah satu program unggulan Pemerintah Kota Surabaya yang telah diresmima pada Juli tahun lalu. Dimana program tersebut dihadirkan untuk membumikan nilai-nilai Pancasila melalui pembentukan Satgas Pancasila.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai menerangkan, dirinya meruh perhatian khusus terhadap program Kampung Pancasila yang kini telah dijalankan di seluruh kampung di Kota Pahlawan memiliki empat fokus utama, yakni lingkungan, sosial, ekonomi, dan penguatan nilai gotong royong.

“Kalau masalah lingkungan ini sebenarnya sudah dilakukan pendampingan. Warga diminta memilah sampah plastik, kertas maupun organik. Tetapi saya melihat masih ada kelemahan, yakni belum adanya fasilitas tempat untuk menampung sampah yang sudah dipilah,” ungkap Bahtiyar Rifai kepada awak media di ruang kerjanya Senin (22/6).

Bahtiyar berharap, kedepan, Pemkot melalui dinas terkait atau masing-masing kelurahan harus melakukan pengadaan barang untuk menampung sampah. Pengadaan bisa dilakukan per RW sehingga koordinasi antarwarga lebih mudah dan proses berjalan dengan pengawasan pejabat lingkungan. Tiap RW diberikan alat pengolahan sampah atau perluasan Tempat Pembuangan Sampah Sementara sebelum ke TPA. Dengan begitu, sampah tak akan menumpuk bahkan bisa langsung diolah di masing-masing RW.

Bila APBD tidak memenuhi, Pemkot bisa membuka ruang untuk CSR dari Perusahaan-perusahaan. hal itu sangat mungkin terjadi mengingat di Surabaya banyak Pembangunan yang melibatkan pihak ketiga dan berlanagsung sukses. Terlebih, Bahtiyar meyakini bahwa kemajuan Kota dan program Pemkot juga berasal dari kerja sama yang baik antarelemen.

“Dulu di tahun 2023-2024, Pemkot sudah kerja sama dengan banyak pihak dalam pengolahan sampah. Jika tidak salah, terdapat 16 perusahaan yang digandeng. Ini berarti saat ini Pemkot juga bisa mendapatkan Perusahaan lain untuk bekerjasama,” papar Bahtiyar. Terlebih, Surabaya mendapatkan penghargaan Kota Terbaik I dalam pengelolaan sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup tahun lalu. Berbagai pihak percaya bahwa Pemkot Surabaya punya kapabilitas unntuk menyelesaikan masalah sampah.

Bahtiyar mendorong Pemkot untuk concer perihal itu karena dalam sehari terdapat hingga 1.500 ton sampah yang dihasilkan warga Surabaya. Jika jumlah tersebut bisa diurai, bisa menghasilkan potensi baru. Termasuk Listrik alternatif dari sampah yang kinisudah banyak dikembangkan.

Selama ini Bahtiyar melihat Pemkot berfokus pada edukasi. Para ASN dilibatkan semapai ke Tingkat RT untuk menyampaikan ilmu pemilahan dan pengolahan. Namun, tidak langsung memberikan ruang untuk praktek. Jika hanya didorong untuk memilah dan mengumpulkan, Bahtiyar yakin bahwa akan ada banyak warga yang acuh. Namun, jika ada nilai ekonomisnya, warga akan berbondong-bondong untuk turut ikut serta.

Meskipun begitu, Bahtiyar paham bahwa Langkah itu tak bisa dilakukan dengan cepat. Di tahun ini, Pemkot bisa melakukan kajian. Tahun depan, realisasi mulai dijalankan. Memang tak bisa langsung 1.300 RW melakukan pengolahan tersebut. Pemkot bisa menunjuk beberapa RW untuk perconntohan. Sembari pelan-pelan melebarkan program ke RW lainnya. Tak harus dilangsungkan dengan cepat, namun pelan tapi pasti. Program itu butuh komitmen jangka Panjang dari semua pihak.

Pemkot harus mendampingi sampai warga mahir dalam memilah dan mengolah. Tak hanya terhenti pada pemilahan saja. Pengolahan bisa bermuara pada Listrik sebagai energi alternatif, atau produkk turunan lain. Dengan begitu, bisa mengangkat sektor ekonomi warga. Pemkot pun bisa membantu untuk memasarkan jika produk layak jual.

Untuk bisa melancarkan program itu, semua pihak harus menyatukan Langkah. Masyarakat mau menaatii dan melakukan pemilahan maupun pengolahan sesuai edukasi, RW maupun RT hadir untuk mendampingi, Satgas memastikan seluruh proses berjalan baik, sementara Pemkott sebagai pemangku kekuasaan menjadi pihak yang melakukan pengadaan fasilitas apapun yang diperlukan warga.

“Produksi sampah yang terus meningkat tiap harinya perlu kerja sama dari hulu ke hilir. Perlu program yang bagus dan Kerjasama antarelemen. Saya yakin, Surabaya bisa terus mempertahankan posisinya sebagai kota terbaik dalam pengelolaan sampah,” pungkas Bahtiyar. Alq

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…