SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Festival balon udara disaat lebaran ketupat memang sudah menjadi tradisi tahunan. Namun, dibalik festival yang cantik tersebut justru terkadang ada yang tersangkut di rumah hingga tiang listrik, bahkan ada yang sampai meledak di atas pemukiman warga. Salah satunya yang ditangani Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, dimana balon udara liar berisi petasan yang tersangkut pada kabel listrik dan atap rumah warga di Kelurahan Kutoanyar.
Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 06.05 WIB. Saat itu, awalnya warga melihat balon udara terbang liar sebelum akhirnya tersangkut, sehingga memicu kekhawatiran akan potensi kebakaran. Warga Pun lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak Damkar terdekat.
Lantas, petugas yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Namun saat tiba, api pada balon udara telah padam sehingga tidak menimbulkan kebakaran maupun kerusakan pada rumah warga. Sesampainya di lokasi, petugas langsung mengevakuasi balon udara dari kabel listrik dan atap rumah untuk mengantisipasi risiko lanjutan.
“Balon udara sempat tersangkut di kabel listrik, kemudian jatuh ke atap rumah warga dalam kondisi masih menyala dan disertai ledakan petasan,” ujar Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan DPKP Tulungagung Iwan Supriyono, Minggu (05/04/2026).
DIketahui, menurut Iwan, jika balon udara yang bermasalah tersebut berukuran sekitar 2,5 meter dan terbuat dari bahan plastik yang mudah terbakar. Selain itu, pihaknya juga menemukan lima petasan yang tidak sempat meledak dan masih terpasang pada balon udara tersebut.
Kini, balon udara kemudian diamankan ke markas Damkar Tulungagung. Pihaknya juga berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan tidak terjadi gangguan pada jaringan listrik. “Koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik akibat kejadian tersebut,” katanya. tl-01/dsy
Editor : Redaksi