Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Videotron 'aku harus mati' sempat muncul di Surabaya, sehingga memicu gelombang keresahan dan akhirnya dicopot. SP/ SBY
Videotron 'aku harus mati' sempat muncul di Surabaya, sehingga memicu gelombang keresahan dan akhirnya dicopot. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor bertajuk 'Aku Harus Mati’ yang menampilkan tulisan provokatif dengan latar belakang makhluk biru bermata merah ini dinilai mengganggu psikologis warga. Videotron itu ditemukan petugas di kawasan Pakuwon, Surabaya Barat.

"Di Surabaya sementara ada di Pakuwon (Surabaya Barat) saja, berupa videotron ditemukan Kamis (2/4) pagi. Terus kita infokan ke Bapenda untuk menegur pemasangnya itu, terus diturunkan," kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, Senin (06/04/2026).

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebenarnya juga sudah sempat menegur pihak yang bertanggung jawab dengan munculnya iklan tersebut beberapa kali. Saat ini Pihak satpol PP sedang berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk memberikan teguran keras kepada pihak pemasang. Dan setelah koordinasi intensif, penurunan kemudian dilakukan oleh pihak promotor setelah mendapat teguran resmi dari Bapenda.

Ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan administrasi tetap berada di bawah Bapenda. Kini, otoritas di berbagai daerah mulai memperketat kajian terhadap konten promosi yang dianggap dapat berdampak buruk bagi kondisi psikologis masyarakat umum.

"Sudah di-take-down. Yang take-down dari promotor filmnya. Itu sebenarnya tugasnya Bapenda ya, Bapenda sudah bersurat kepada yang bersangkutan," ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, iklan 'Aku Harus Mati' ramai diperbincangkan di media sosial. Visualnya menampilkan tulisan mencolok dengan latar makhluk berwarna biru bermata merah. Reklame serupa juga muncul di sejumlah kota seperti Jakarta dan Malang, dan menuai keluhan warga hingga akhirnya diturunkan. sb-01/dsy

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …