Jaga Stok Suplai Bahan Pokok, Dua KDKMP di Tulungagung Gandeng Bulog

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan. SP/ TLG
Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya menjaga stok suplai bahan pokok (Bapok), sebanyak dua koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) di Kabupaten Tulungagung, bersiap akan menggandeng Perum Bulog, dimana kerja sama tersebut telah berjalan melalui skema Rumah Pangan Kita (RPK).

Sementara itu, untuk suplai bahan pokok tersebut, terutamanya yakni beras dan minyak goreng. Selain itu, kedua KDKMP tersebut juga menyerap produk komersial Bulog seperti beras premium, minyak goreng premium, dan gula.

"Ada dua KDKMP yang sudah bekerja sama dengan kami dan sampai sekarang masih berjalan. Mereka rutin mengambil komoditas seperti beras SPHP dan minyak goreng MinyaKita," ujar Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan, Selasa (07/04/2026).

Menurutnya, pola kemitraan yang digunakan mengacu pada skema Rumah Pangan Kita (RPK), di mana KDKMP berperan sebagai outlet binaan sekaligus mitra distribusi Bulog. Setiap bulan, kedua KDKMP tersebut secara konsisten melakukan pemesanan kebutuhan pokok untuk memenuhi permintaan masyarakat. Meski jumlah KDKMP di Tulungagung terus bertambah, hingga saat ini belum ada tambahan koperasi lain yang menjalin kerja sama serupa.

"Kami sudah mendapatkan data KDKMP yang ada dan menawarkan kerja sama. Tinggal menunggu realisasinya," ujarnya.

Yonas menilai, keberadaan dua KDKMP yang telah bermitra menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat distribusi pangan di tingkat desa dan kelurahan. Ia berharap ke depan lebih banyak KDKMP yang terlibat sehingga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok semakin mudah dan merata. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Tulungagung. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Surabaya Pagi  – Pergelaran Surabaya Vaganza, pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya yang berlangsung pada Sabtu malam (16/5) kemari , mendapat ta…

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI : Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencekam hingga memakan korban jiwa. Dilaporkan 13 orang tewas dalam peristiwa…

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur dilengkapi persenjataan ke TNI untuk memperkuat alusista Indonesia khususnya dalam…

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Saat azan Maghrib berkumandang pada Minggu (17/5/2026) Waktu Arab Saudi. Dari puncak Makkah Clock Tower, cahaya hijau terang memancar menembus…

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI : Nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata Uang Garuda melanjutkan tren pelemahan dan semakin jauh dari level…