SURABAYAPAGI.com, Blitar - Beberapa waktu hari lalu ketersediaan Elpiji 3 Kg, di keluhkan masyarakat di wilayah Kota Blitar, atas keluhan masyarakat itu, satuan tugas pangan Kota Blitar turun langsung untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah agen dan pangkalan migas, yang dipimpin Iptu Yuno Sukaito S.IP Kanit Pidekter bersama Disperindag Kota Blitar, juga pihak Hiswara Migas Kediri.
Satgas tersebut langsung ke tempat sasaran di sejumlah toko, SPBU termasuk salah satu hotel, awali pengecekan dilakukan di SPBU Kebonrojo di Jln Supriyadi, lanjut Toko 19 di Jln Dr.Wahidin dan Hotel di Kepanjen kidul.
"Betul hari ini kami laksanakan sidak guna menindaklanjuti laporan masyarakat, yang di keluhkan beberapa waktu lalu, tentang keterlambatan gas Elpiji termasuk BBM, untuk itu kami langsung ke sasaran di tempat tempat pangkalan keberadaan Elpiji, juga di SPBU Kebonrojo in," terang Iptu Yunodi kepada wartawan.
Masih menurut Perwira Polisi dengan Balok Kuning dua di pundaknya ini, yang dampingi Sri Yohaha Kabid Disperindag dan Hiswana Migas Kediri menerangkan, bahwa sidak dilakukan guna pengecekan ketersediaan BBM sekaligus untuk Gas elpiji di Kota Blitar.
Tampak kegiatan tersebut, satgas pangan meminta keterangan dari penanggung jawab dari SPBU dan beberapa pemilik toko penjualan Gas Elpiji.
Dalam hasil akhir hasil kegiatan sidak tersebut tidak ditemukan tentang kelangkaan BBM, juga stok dan maupun harga LPG bersubsidi, untuk SPBU Kebonrojo hari ini ( Kamis 16/04/2026) stok Pertalite ada 22.000 liter, untuk Bio Solar 10.000 liter, jadi untuk ketersediaan BBM di SPBU dipastikan mencukupi, sebaliknya stok gas elpiji kosong masih dalam proses distribusi.
"Untuk stok BBM aman, dipastikan mencukupi kebutuhan warga. Tapi untuk gas elpiji tadi kami cek di agen ada kekosongan. Informasinya masih dalam proses pengiriman," ungkap Iptu Yuno panggilan akrabnya.
Yuno menambahkan untuk distribusi gas elpiji khususnya 3 kilogram diduga alami keterlambatan. Sehingga agen juga harus menunggu distribusi yang tidak menentu.
"Sementara diduga karena keterlambatan distribusi, karena tidak menentu sampainya. Tapi yang jelas tetap ada stok, dan kami lakukan terus pengawasan," tambah Iptu Yuno.
Yuno menerangkan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Disperindag dan pihak lainnya untuk melakukan pengawasan. Khususnya terkait ketersediaan BBM dan elpiji.
"Kita tetap terus laksanakan pengawasan, untuk stok dan penggunaan BBM, kesempatan ini kami menghimbau masyarakat untuk tenang, atas hasil pengecekan kami bersama tim untuk BBM subsidi dan Stok LPG subsidi di hukum Polres Blitar Kota aman sekaligus jelang Hari Raya Idul Adha, maupun giat masyarakat sampai bulan April ini, juga perlu kami sampaikan tidak ada indikasi kelangkaan BBM maupun LPG 3 Kg," pungkas Iptu Yuno Sukaito. les
Editor : Redaksi