Diduga Berkaitan Kenaikan Harga Plastik, DLH Kota Surabaya Lakukan Penertiban Pemulung yang Membludak di TPS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya menertibkan aktivitas di TPS untuk menjaga kebersihan kota. SP/ SBY
Pemkot Surabaya menertibkan aktivitas di TPS untuk menjaga kebersihan kota. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Demi menjaga kebersihan kota, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat mulai melakukan penertiban aktivitas pemulung atau pemilah sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS), seiring meningkatnya aktivitas pemilahan sampah di TPS yang diduga berkaitan dengan kenaikan harga plastik.

Meski kenaikan harga plastik belum berdampak terhadap volume sampah yang masuk ke TPS. Namun, kenaikan harga plastik tersebut turut mendorong pemulung memanfaatkan situasi dengan memilah sampah langsung di TPS. Sehingga, upaya penertiban terus dilakukan DLH Surabaya karena keberadaan pemulung di dalam TPS dinilai mengganggu proses operasional pengangkutan sampah. 

"Masih banyak sampah plastik yang kami temukan di lapangan. Kemudian juga mungkin sekarang karena (harga plastik) naik ya, akhirnya juga pemulung memanfaatkan harga itu untuk memilah-milah di TPS," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Surabaya, M Fikser, Senin (27/04/2026).

Selain itu, aktivitas tersebut juga berdampak pada keterbatasan ruang penampungan. "Ini yang kami halau, tetapi tidak ada pengurangan (volume sampah) plastik di TPS-TPS. Masih tetap seperti biasa yang kami lihat beberapa hari ini," ungkap Fikser.

Lebih lanjut, Fikser menyebutkan bahwa hingga kini kenaikan harga plastik belum berdampak pada perubahan perilaku masyarakat. Konsumsi plastik masih tinggi, terutama dari aktivitas belanja yang masih mengandalkan kantong plastik, termasuk di sejumlah toko modern. Sehingga, keberadaan sampah plastik di TPS turut memicu meningkatnya aktivitas pemulung yang memilah sampah bernilai ekonomis. Oleh karenanya, aktivitas tersebut justru memperparah penumpukan karena ruang TPS menjadi berkurang akibat aktivitas pemilahan di lokasi. 

Sehingga, Fikser menegaskan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan agar dilakukan penertiban untuk memastikan seluruh TPS tetap tertata dan berfungsi optimal. "Ini yang kemudian kita diperintahkan oleh Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) untuk menertibkan dan merapikan seluruh TPS," ungkapnya. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Langkah Nyata Jaga Keselamatan Penumpang, KAI Daop 7 Madiun Komitmen Tutup Perlintasan liar

Langkah Nyata Jaga Keselamatan Penumpang, KAI Daop 7 Madiun Komitmen Tutup Perlintasan liar

Selasa, 19 Mei 2026 14:04 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan penutupan perlintasan sebidang tidak resmi/liar di Km…

Salah Satu korban Hanyut Deras Aliran Sungai Brantas Masih Dilakukan Pencarian

Salah Satu korban Hanyut Deras Aliran Sungai Brantas Masih Dilakukan Pencarian

Selasa, 19 Mei 2026 14:01 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pelaksanaan Pladu (kuras Dam aliran Sungai Brantas) di bendungan di wilayah Kec.Kanigoro Kab.Blitar, sisakan duka, karena dua warga…

Kusumo Adi Nugroho Minta Kader PDIP Harus Bergerak dari Hati Masyarakat Susah Senang Bersama Masyarakat

Kusumo Adi Nugroho Minta Kader PDIP Harus Bergerak dari Hati Masyarakat Susah Senang Bersama Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 13:58 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Sidoarjo masa tugas 2026 - 2031 resmi dilantik oleh Dewan…

Prabata Ferdiansyah Fraksi PDIP DPRD Sidoarjo, Perjuangkan Gen Z Siap Jabat Ketua PAC PDIP Tarik

Prabata Ferdiansyah Fraksi PDIP DPRD Sidoarjo, Perjuangkan Gen Z Siap Jabat Ketua PAC PDIP Tarik

Selasa, 19 Mei 2026 13:55 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Begitu berkobar semangat Kader muda PDI Perjuangan, Prabata Ferdiansyah anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi PDIP rela m…

Cabuli 11 Santri selama 9 Tahun, Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Raden Wijaya Jambon Ponorogo Jadi Tersangka 

Cabuli 11 Santri selama 9 Tahun, Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Raden Wijaya Jambon Ponorogo Jadi Tersangka 

Selasa, 19 Mei 2026 13:54 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 13:54 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo akhirnya resmi menetapkan pimpinan pondok pesantren (ponpes) Tahfidzul Qur’an Rad…

Pemkab Trenggalek Komitmen Genjot PAD Lewat Pengembangan Wisata Populer Baru

Pemkab Trenggalek Komitmen Genjot PAD Lewat Pengembangan Wisata Populer Baru

Selasa, 19 Mei 2026 13:34 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai salah satu langkah strategis memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek memilih…