SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai salah satu langkah strategis menghadapi fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, menyiapkan bantuan irigasi perpompaan bagi kelompok tani. Dimana, saat ini masih dalam tahap persiapan penyaluran, dengan sasaran kelompok tani yang lahannya belum memiliki jaringan irigasi.
Pasalnya, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino diperkirakan terjadi mulai April hingga Oktober 2026 dan berpotensi memicu kekeringan di sejumlah wilayah. Dan nantinya untuk bantuan kepada para petani akan di prioritas pada lahan sawah yang belum memiliki saluran irigasi agar kebutuhan air tetap terpenuhi
"Pemkab sudah melakukan langkah antisipasi, salah satunya melalui penyaluran bantuan irpom (irigasi perpompaan) kepada kelompok tani," ujar Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di Tulungagung, Rabu (29/04/2026).
Lebih lanjut, menurut Baharudin, total bantuan yang disiapkan sebanyak 21 unit irpom dan berpotensi bertambah sesuai alokasi dari pemerintah pusat. Selain itu, pemkab memastikan ketersediaan stok beras di Tulungagung dalam kondisi aman. Cadangan pangan daerah diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga lebih dari satu tahun ke depan.
"Kami pastikan stok beras aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir meskipun terjadi kekeringan," katanya. tl-01/dsy
Editor : Redaksi