Tulungagung Dampingi Siswa SD Terpapar Konten Radikal Game Online-Medsos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala UPT Dinas KBPPPA Tulungagung Dwi Yanuarti. SP/ TLG
Kepala UPT Dinas KBPPPA Tulungagung Dwi Yanuarti. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti, kasus siswa kelas 5 SD yang diduga terpapar paham radikalisme melalui aktivitas game online (daring) dan interaksi di media sosial (medsos), kini Unit Pelaksana Teknis Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Tulungagung intensif melakukan pendampingan terhadap siswa SD tersebut, dimana kasus itu mulai terdeteksi sejak akhir 2025.

Sehingga, Sejak saat itu, Kepala UPT Dinas KBPPPA Tulungagung Dwi Yanuarti melakukan pendampingan psikologis secara berkala terhadap anak maupun orang tua siswa guna mencegah paparan yang lebih jauh. Hasilnya, berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis, tidak ditemukan kecenderungan radikalisme yang kuat pada anak tersebut.

“Kami menilai siswa bersangkutan memiliki potensi dan talenta di bidang digital. Tentunya harus diarahkan melalui wadah yang positif,” kata Dwi Yanuarti, Selasa (19/05/2026).

Namun, terkait keterlibatan anak dalam grup media sosial yang menyimpang diduga lebih dipengaruhi faktor pencarian jati diri dan kebutuhan validasi pada usia remaja. Meski demikian, petugas tetap melakukan intervensi sejak dini karena aktivitas dalam grup tersebut diduga menjadi tahap awal proses doktrinasi. “Sistem pendampingan kami lakukan secara berkala untuk mengevaluasi metode pemulihan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Selain pendampingan langsung, pihaknya juga membangun komunikasi intensif dengan siswa dan orang tuanya melalui pesan singkat guna memantau perkembangan kondisi psikologis siswa tersebut. Untuk pendekatan yang diterapkan lebih mengedepankan cara humanis dan persuasif dibanding pembatasan secara keras dengan tujuan agar anak tidak merasa tertekan maupun memberontak.

Pendekatan emosional seperti mengajak anak beraktivitas di luar rumah serta membangun komunikasi keluarga dinilai efektif membantu memulihkan rasa percaya diri siswa tersebut. Saat ini kondisi anak disebut berangsur membaik, lebih terbuka, dan kembali aktif dalam kegiatan belajar. Anak tersebut juga diketahui memiliki prestasi akademik yang baik serta kemampuan berbahasa Inggris. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Semakin Meriah, 126 Regu Gerak Jalan SMP-SMA Ramaikan Agustusan di Lamongan

Semakin Meriah, 126 Regu Gerak Jalan SMP-SMA Ramaikan Agustusan di Lamongan

Kamis, 20 Agu 2026 10:30 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Rangkaian kegiatan Agustusan di Lamongan semakin meriah. Di hari kedua gerak jalan yang diikuti oleh lembaga SMP dan SMA sederajat…

Kunjungi TPST, Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah Optimal

Kunjungi TPST, Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah Optimal

Kamis, 20 Agu 2026 10:28 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 10:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)…

Usut Tuntas Dugaan Megakorupsi Febrie Adriansyah

Usut Tuntas Dugaan Megakorupsi Febrie Adriansyah

Kamis, 20 Agu 2026 08:27 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Massa dari Gerakan Masyarakat Aksi Merdeka dan Jaringan Muslim untuk Keadilan Umat menggelar demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Jakarta…

Kondisi Kapal Induk USS Abraham Lincoln, Buruk

Kondisi Kapal Induk USS Abraham Lincoln, Buruk

Kamis, 20 Agu 2026 05:11 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 05:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Senator Amerika Serikat mengkritik pemerintahan Presiden Donald Trump terkait kondisi buruk yang dialami para pelaut dan Marinir di atas…

Rencana Ambulans Hingga Tim Dokter Terbang Prabowo, Direspon WHO

Rencana Ambulans Hingga Tim Dokter Terbang Prabowo, Direspon WHO

Kamis, 20 Agu 2026 05:09 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 05:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Presiden Prabowo Subianto berencana menghadirkan ambulans udara hingga tim dokter terbang untuk menjangkau masyarakat yang sakit keras…

Biaya Haji Tahun 2027 Sebesar Rp 42 juta

Biaya Haji Tahun 2027 Sebesar Rp 42 juta

Kamis, 20 Agu 2026 05:02 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 05:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 naik menjadi Rp 107 juta. Namun Biaya Perjalanan Ibadah Haji…