Tiga Kloter CJH Sidoarjo Berangkat Hari Ini, Jumlahnya Capai 1.133 Jamaah

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sidoarjo H. Subandi saat memberangkatkan Kelompok Terbang (Kloter) 57, 58 dan Kloter 59 yang akan langsung menuju Makkah. SP/ HIKMAH
Bupati Sidoarjo H. Subandi saat memberangkatkan Kelompok Terbang (Kloter) 57, 58 dan Kloter 59 yang akan langsung menuju Makkah. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Calon Jamaah Haji (CJH) Sidoarjo kembali diberangkatkan hari ini, Rabu (06/05/2026). Kali ini giliran Kelompok Terbang (Kloter) 57, 58 dan Kloter 59 yang berangkat. Tiga Kloter tersebut masuk dalam jamaah haji gelombang kedua yang langsung menuju Makkah. Sedangkan untuk jumlahnya mencapai 1.133 jamaah haji. Seluruh jamaah haji tiga Kloter tersebut dilepas bergantian di Pendopo Delta Wibawa.

Kloter 57 yang berjumlah 379 jamaah dilepas Lalu, untuk Kloter 58 yang berjumlah 380 dilepas Ketua DPRD Sidoarjo Abdilah Nasih yang kebetulan hadir. Sedangkan Kloter 59 yang berjumlah 374 jamaah kembali dilepas bupati Sidoarjo, selain itu pendamping haji juga harus siap memberikan pelayanan kepada jemaah haji yang sakit dan membutuhkan obat-obatan.

"Saya minta bantuan kepada panjenengan untuk mengantarkan, barangkali ada saudara kita, orang tua kita yang sakit, betul-betul panjenengan siap siaga atas nama pemerintah daerah," pesan Bupati Sidoarjo H. Subandi, Kamis (07/05/2026).

Bupati juga berpesan untuk menjaga nama baik bangsa. Khususnya Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya jamaah haji Indonesia sudah dikenal berperilaku sopan. Oleh karenanya anggapan itu harus terus dijaga.

"Tolong dijaga terutama terkait perilakunya. Orang Indonesia biasanya perilakunya sopan santun. Ini harus dibawa di sana, nama Sidoarjo harus betul-betul bisa dijaga, terutama sopan santun yang selama ini terbangun," pungkasnya.

Sementara itu Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menyampaikan bahwa tahun ini jamaah haji Kabupaten Sidoarjo tergabung dalam 11 Kloter. Total keseluruhan Jemaah haji Kabupaten Sidoarjo mencapai 2.700 orang jamaah. Rinciannya laki-laki 1.221 orang dan perempuan 1.479 orang. 

Dari 11 Kloter tersebut Kloter 20, 53, 54, 55, dan 56 sudah diberangkatkan mulai kemarin. Lima Kloter tersebut masuk dalam jamaah haji gelombang pertama. Sedangkan keberangkatan Kioter 57, 58 dan Kloter 59 kali ini masuk dalam jamaah haji gelombang kedua. "Kloter 57 pagi ini masuk pada fase Gelombang 2 yang insyaallah akan mendarat di Makkah," ujarnya saat pemberangkatan jamaah haji Kloter 57.

Eliana juga mengatakan jamaah haji Sidoarjo sudah melakukan berbagai persiapan untuk dapat melaksanakan ibadah haji tahun ini. Seluruh jemaah telah mengikuti rangkaian bimbingan manasik haji, baik yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama maupun KBIH. Jemaah juga sudah mendapatkan pendampingan kesehatan dan vaksinasi lengkap mulai dari vaksin Meningitis, Polio, dan COVID.

"Harapan kita semua, jemaah memiliki kesiapan maksimal secara fisik, mental, maupun spiritual," ucapnya.

la juga menyampaikan animo masyarakat Sidoarjo untuk mendaftar ibadah haji sangat tinggi.  Rata-rata pendaftaran mencapai 35 sampai 40 jemaah haji reguler per hari. Waiting List atau daftar tunggu jamaah haji Sidoarjo tahun ini sudah mencapai 85.196 jemaah. Jumlah tersebut menempatkan Kabupaten Sidoarjo sebagai pemilik daftar tunggu tertinggi di Jawa Timur, bahkan secara nasional. "Per tanggal 5 Mei 2026, jumlah daftar tunggu Kabupaten Sidoarjo mencapai 85.196 jemaah, untuk masa tunggu sama dengan jamaah nasional 29 tahun," ucapnya..

Melihat kondisi tersebut ia berharap kedepan Kabupaten Sidoarjo dapat menjadi prototipe miniatur pelayanan haji yang baik secara nasional. la juga berharap kedepan instansinya dapat memiliki Hajj Command Center sebagai pusat kendali haji. "Mudah-mudahan juga ada rizki kedepannya dapat diwujudkan semacam Hajj Command Center untuk Kabupaten Sidoarjo, harapnya. hdk/hik

Berita Terbaru

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan HGI Research Centre untuk memperkuat pengembangan talenta d…

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondosowo - Melihat fenomena nilai rupiah terhadap dolar yang melemah, ternyata turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah obat di apotek…

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…