Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala DP3APPKB Kota Surabaya, Ida Widayati. SP/ SBY
Kepala DP3APPKB Kota Surabaya, Ida Widayati. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan kebijakan sweeping jam malam bagi anak-anak (remaja) yang masih berada di luar rumah setelah pukul 22.00 WIB di sejumlah ruang terbuka publik Kota Surabaya kini membuahkan hasil yang positif. Pasalnya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat kasus kenakalan remaja dalam setahun terakhir turun hingga 80 persen.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya dan beberapa lintas sektor terkait bekerja sama untuk menertibkan para remaja "nakal" sejak Tahun 2024, dan ditambah dengan adanya kebijakan jam malam anak hingga pembinaan intensif lewat Rumah Perubahan menjadi faktor yang memengaruhi penurunan angka kenakalan remaja menurun secara signifikan.

"Dari yang awalnya banyak anak yang terlibat tawuran ataupun gangster, balap sepeda liar, hingga penyalahgunaan miras, saat ini sudah turun cukup signifikan," jelas Kepala DP3APPKB Kota Surabaya, Ida Widayati, Kamis (07/05/2026).

Tak hanya mencegah aksi kenakalan remaja, Pemkot Surabaya juga memberikan pembinaan bagi mereka yang terjaring Satpol PP melalui Rumah Perubahan. Di tempat ini, anak-anak mendapat pembinaan disiplin dari Babinsa maupun Bhabinkamtibmas, pendampingan psikologis dari psikolog, pembinaan rohani dari Kementerian Agama, hingga konseling penyalahgunaan miras dan zat berbahaya bersama BNN.

Mereka juga dibiasakan menjalani rutinitas teratur, mulai dari bangun pagi, olahraga, hingga mengikuti materi pembinaan sesuai jadwal. Khusus peserta pembinaan muslim, berpuasa setiap Senin dan Kamis pun dibiasakan.

Sehingga, untuk terus mengantisipasi kenakalan remaja tersebut, Pemkot Surabaya akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan melanjutkan program pembinaan yang dinilai efektif. Diantaranya, melalui sosialisasi kepada masyarakat juga terus digencarkan, terutama terkait pola pengasuhan anak dan pembentukan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Tingginya Volume Kendaraan, Pemkab Fokus Perbaikan 20 Ruas Jalan di Lumajang

Tingginya Volume Kendaraan, Pemkab Fokus Perbaikan 20 Ruas Jalan di Lumajang

Senin, 03 Agu 2026 15:53 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebanyak puluhan ruas jalan di wilayah Kabupaten Lumajang di berbagai titik strategis wilayah mulai digencarkan perbaikan dan saat…

Semarakkan HUT RI Ke-81, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Ajak Semua Warga Kibarkan Merah Putih

Semarakkan HUT RI Ke-81, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Ajak Semua Warga Kibarkan Merah Putih

Senin, 03 Agu 2026 15:49 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keprihatinan hingga hari ini masih banyak warga Kota Surabaya yang belum mengibarkan Bendera Merah Putih. Hal ini terungkap di…

Tidak Ada Angin dan Hujan, Rumah Lansia di Ponorogo Tiba-tiba Ambruk

Tidak Ada Angin dan Hujan, Rumah Lansia di Ponorogo Tiba-tiba Ambruk

Senin, 03 Agu 2026 15:23 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, rumah lansia di Desa Ngelewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tiba-tiba ambruk. Padahal,…

Pemkab Bojonegoro Gelar ‘Gerakan Suka Menanam’, Atasi Kekeringan dan Perluas RTH

Pemkab Bojonegoro Gelar ‘Gerakan Suka Menanam’, Atasi Kekeringan dan Perluas RTH

Senin, 03 Agu 2026 15:18 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan Gerakan Suka Menanam di Lapangan Desa…

Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp155 Ribu/Kg, Daya Beli Turut Berkurang

Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp155 Ribu/Kg, Daya Beli Turut Berkurang

Senin, 03 Agu 2026 15:12 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti naiknya harga daging sapi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, tembus Rp155 ribu per kilogram, mulai berdampak…

Produksi Panen Tebu Malang Diprediksi Turun 35 Persen, Dipicu Musim Kemarau

Produksi Panen Tebu Malang Diprediksi Turun 35 Persen, Dipicu Musim Kemarau

Senin, 03 Agu 2026 15:07 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Minimnya curah hujan membuat petani tebu khawatir hasil panen tahun ini menurun, terutama di wilayah yang masih mengandalkan lahan…