Narkoba Jenis Kokain Ditemukan di Sumenep, Polisi Kembangkan Jaringan Internasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur meningkatkan pengawasan di wilayah pesisir menyusul temuan narkotika jenis kokain dalam jumlah besar di Kabupaten Sumenep.

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa jalur laut menjadi salah satu pintu masuk peredaran narkoba jaringan internasional ke wilayah Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengungkapkan sepanjang 2026 pihaknya telah mengungkap sejumlah kasus narkotika dengan barang bukti signifikan, di antaranya sabu seberat 72,77 kilogram, ganja 37,9 kilogram beserta 53 batang tanaman, serta kokain 22,22 kilogram.

Menurutnya, berdasarkan pemetaan, Kota Surabaya menjadi wilayah dengan persentase kasus tertinggi mencapai 25,09 persen. Sementara Malang dan Sidoarjo masuk kategori zona merah peredaran narkoba.

Namun, perhatian kini difokuskan pada wilayah pesisir yang dinilai rawan dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan. Garis pantai Jawa Timur yang panjang menjadi celah bagi jaringan narkotika untuk memasukkan barang terlarang.

Temuan kokain di Sumenep disebut sebagai kasus yang tidak biasa. Awalnya, paket yang ditemukan memiliki berat kotor sekitar 27 kilogram karena bercampur pasir dan sampah laut. Setelah dibersihkan, berat bersih kokain mencapai sekitar 22,2 kilogram.

Kapolda menyebut, selama ini peredaran narkoba di Jawa Timur didominasi sabu, ganja, dan ekstasi, sehingga kemunculan kokain menjadi perhatian khusus.

Ia juga menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap barang bukti bernilai tinggi guna mencegah penyalahgunaan.

Saat ini, Polda Jatim bersama Mabes Polri masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di balik penyelundupan tersebut.

Analisis mengarah pada kemungkinan keterkaitan dengan jaringan internasional, mengingat kokain umumnya berasal dari kawasan Amerika Selatan.

Kapolda mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, untuk aktif melaporkan apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Ia menegaskan pemberantasan narkoba memerlukan keterlibatan semua pihak, mengingat dampaknya yang luas terutama bagi generasi muda.

Polda Jawa Timur, lanjutnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai instansi dalam upaya menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Berita Terbaru

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”   SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru sa…

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

DI awal sebuah kisah, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang pria yang dituduh menghambur-hamburkan hartanya (1b). Kemudian Yesus menegur…

Timnas Voli Putri Indonesia Naik Peringkat

Timnas Voli Putri Indonesia Naik Peringkat

Senin, 24 Agu 2026 07:54 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Timnas Voli Putri Indonesia mengalami lonjakan peringkat setelah mengalahkan Kazakhstan dalam AVC Women’s Volleyball Contiental Championship …

Jonatan Christie Diproyeksikan Naik Peringkat Satu Dunia 

Jonatan Christie Diproyeksikan Naik Peringkat Satu Dunia 

Senin, 24 Agu 2026 07:51 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie diproyeksikan bakal naik ke peringkat satu dunia dalam rilis peringkat Badminton…

Langkah Vietnam Kian Ringan, Sedang Thailand akan Berat 

Langkah Vietnam Kian Ringan, Sedang Thailand akan Berat 

Senin, 24 Agu 2026 07:48 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:48 WIB

SURABAYAPAGI.com - Timnas Vietnam berada di atas angin setelah menang 2-0 atas Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2026 di Bangkok. Kenyataan ini membuat…

WAGUB EMIL DONGKRAK AGROFORESTRI DAN EKRAF JADI POTENSI EKONOMI

WAGUB EMIL DONGKRAK AGROFORESTRI DAN EKRAF JADI POTENSI EKONOMI

Senin, 24 Agu 2026 07:42 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan karakter geografis kawasan Selingkar Wilis dan Lereng Lawu membuat pengembangan…