SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka merealisasikan skema program pelaksanaan program angkutan pelajar gratis, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur (Jatim), akan memanfaatkan setidaknya 70-80 angkutan kota (angkot) yang selama ini telah beroperasi di wilayah setempat, dan saat ini tinggal menunggu rampungnya proses finalisasi pembahasan.
"Kami sudah sepakat dan mudah-mudahan di bulan Mei ini sudah terlaksana. Rencananya kami menggunakan 70 sampai 80 armada," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra, Kamis (13/05/2026).
Seluruh teknis pelaksanaan program angkutan pelajar gratis akan ditindaklanjuti oleh Pemkot Malang dengan menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Malang sebagai dasar kebijakan. Dan jumlah angkot yang digunakan untuk mendukung program itu, masih dalam tahap awal dan sehingga terbuka peluang untuk meningkatkan jumlah armada yang beroperasi, sembari melihat pada animo pemanfaatan dan tingkat kebutuhan dari seluruh pelajar di Kota Malang.
Selain itu, program tersebut menjadi langkah pemerintah daerah setempat mengurangi tingkat kepadatan arus lalu lintas, dimana program ini sengaja digagas untuk memberikan jaminan keamanan dan kemudahan bagi para pelajar dalam mendapatkan akses angkutan umum, mengingat jenis transportasi publik yang dipakai memiliki fleksibilitas akses sampai ke kawasan pemukiman penduduk dan lokasi sekolah.
Widjaja menambahkan mekanisme pengoperasionalan armada angkot sebagai angkutan pelajar gratis akan dikerjasamakan langsung dengan koperasi yang berbadan resmi, bukan melalui setiap individu sopir angkutan kota. "Koperasi angkot di Kota Malang sebenarnya sudah terbentuk sejak lama, sehingga tinggal dioptimalkan dalam pelaksanaan program tersebut," katanya.
Sedangkan terkait jam operasional, ia menuturkan sebagai langkah mengantisipasi keterlambatan pelajar maka seluruh pergerakan armada telah disesuaikan dengan jam keberangkatan dan kepulangan di setiap sekolah. "Sesuai jam sekolah dalam artian keberangkatan dan kepulangan," kata Widjaja. ml-02/dsy
Editor : Redaksi