Jamin Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Madiun Komitmen Perkuat Sektor Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi dan Kepala Dinkes Madiun Heri Setiyana memimpin pertemuan lintas sektor Menuju Madiun Sehat. SP/ MDN
Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi dan Kepala Dinkes Madiun Heri Setiyana memimpin pertemuan lintas sektor Menuju Madiun Sehat. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mewujudkan kesejahteraan dan taraf hidup yang lebih baik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, berkomitmen terus memperkuat cakupan pemberian jaminan kesehatan masyarakat setempat, dengan dengan menggelar rakor lintas sektor, mulai dari kepala OPD terkait, camat se-Kabupaten Madiun, kepala puskesmas, perwakilan RSUD Kabupaten Madiun, sejumlah kepala desa, hingga BPJS Kesehatan.

"Selain untuk sosialisasi kebijakan terbaru JKN, kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi capaian kepesertaan, kualitas layanan, hingga pembahasan berbagai kendala dan solusi bersama guna memperkuat pemberian jaminan kesehatan warga Kabupaten Madiun," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Heri Setiyana, Senin (25/05/2026).

Pasalnya, hingga awal Mei 2026 jumlah peserta JKN di Kabupaten Madiun telah mencapai 734.149 jiwa dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 80,89 persen. Sementara capaian Universal Health Coverage (UHC) berada di angka 99,39 persen. Sehingga, Pemkab Madiun juga terus mengalokasikan anggaran bagi peserta penerima bantuan iuran daerah (PBID) untuk membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan jaminan kesehatan.

"Dinas Kesehatan bersama lintas sektor terus melakukan sosialisasi, edukasi, pemutakhiran data kepesertaan, serta peningkatan mutu layanan kesehatan," katanya.

Sementara itu, terkait sistem pembiayaan JKN berasal dari tiga sumber, yakni pemerintah pusat untuk PBI dan ASN/TNI-Polri, pemerintah daerah untuk PBID dan PPPK, serta peserta mandiri maupun perusahaan. Pihaknya menilai bahwa sinergisitas antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dukcapil, BPJS Kesehatan, camat, hingga kepala desa sangat penting untuk memastikan seluruh warga masuk dalam sistem JKN.

"Layanan kesehatan ini terus diperkuat dengan data yang harus benar-benar valid dan terus diperbarui. Dengan demikian, pemerintah daerah bisa memetakan warga yang membutuhkan prioritas layanan kesehatan," katanya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…