Saksi Bongkar Dugaan Titipan Dana Rp600 Juta, Maidi Ngaku Tak Pernah Bertemu Srikayatin 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saksi Srikayatin usai menjalani persidangan di pengadilan Tipikor Surabaya dalam kasus pemerasan dengan modus CSR TPA Winongo.
Saksi Srikayatin usai menjalani persidangan di pengadilan Tipikor Surabaya dalam kasus pemerasan dengan modus CSR TPA Winongo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Wali Kota Madiun nonaktif menegaskan dirinya tidak pernah bertemu Direktur CV Mutiara Agung, Srikayatin, terkait penitipan dana Rp600 juta yang disebut berasal dari Direktur PT Hemas Buana Indonesia (HBI).

‎Penegasan itu disampaikan Maidi saat menanggapi langsung kesaksian Srikayatin yang memberikan keterangan bahwa dirinya pernah bertemu Maidi atas permintaan kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah.

‎Dalam pertemuan kurang dari dua menit itu menurut saksi Srikayatin, Maidi menitipkan dana (dari PT HBI) untuk dibawa dulu oleh Srikayatin.

‎"Pertanyaan saya sederhana saja, saksi bertemu saya waktu itu saya pakai baju warna apa," tanya Maidi ketika di beri kesempatan majelis hakim menanggapi kesaksian Srikayatin saat sidang perkara dugaan korupsi proyek TPA Winongo di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (18/6/2026).

‎"Yang penting tidak mimpi kan (ketemu saya)," lanjut Maidi.

‎Maidi juga menjelaskan hal itu kepada ketua Majelis Hakim Ernawati Anwar perihal tersebut 

‎"Saya tidak pernah (bertemu) yang mulia," jawab Maidi saat ditanya apakah pernah bertemu dan menyampaikan pesan titip dana ke saksi Srikayatin.

‎Sebelumnya, dalam persidangan pembuktian pokok perkara dengan agenda keterangan saksi diruang sidang Cakra Pengadilan Tipikor Surabaya. Srikayatin memberikan kesaksian terkait pertemuan dengan Maidi yang menurutnya kurang dari dua menit. Dalam pertemuan tersebut Maidi minta tolong untuk titip dana ke saksi.

‎“Pak Maidi bilang, nanti ada dana dibawa dulu ya. Saya jawab iya. Waktu pembicaraan itu hanya berdua saja. Pertemuan itu kurang dari dua menit saja,” ujar Srikayatin.

‎"Cuman sekali saya ketemu bapak (Maidi) waktu habis dhuhur, "lanjutnya.

‎Lebih lanjut srikayatin mejelaskan pada saat itu bapak (Maidi) pakai sepeda dan menggunakan pakaian hitam. Yang jelas bapaknya dari proyek atas. Dan baru itu saya ketemu pak Maidi.

‎Informasi yang dihimpun, sebelum terdakwa Rochim Ruhdiyanto menggarap proyek pembangunan TPA Winongo, CV Mutiara Agung milik Srikayatin lebih dulu mengerjakan proyek urugan tanah di lokasi yang sama. Pekerjaan itu disebut digunakan sebagai campuran sampah di area sisi barat TPA.mdn

Berita Terbaru

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri (PUSAKA Desa Mandiri) resmi menggelar kegiatan deklarasi di Gedung Ki Hajar…

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, berada di Blok 1B sisi selatan TPA Benowo, Kelurahan…

Bupati Targetkan BPBD Kabupaten Madiun Pertahankan Gelar Juara Jatim

Bupati Targetkan BPBD Kabupaten Madiun Pertahankan Gelar Juara Jatim

Senin, 20 Jul 2026 14:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Bupati Madiun menargetkan BPBD Kabupaten Madiun tidak hanya siap menghadapi ancaman bencana, tetapi juga mampu mempertahankan gelar…

Ajukan Anggaran Rp135 Miliar, Pemkab Malang Prioritaskan Perbaikan Tiga Ruas Jalan

Ajukan Anggaran Rp135 Miliar, Pemkab Malang Prioritaskan Perbaikan Tiga Ruas Jalan

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna peningkatan tiga ruas jalan strategis yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan…

Was-was, Kebakaran Lahan di Magetan Meningkat Tajam saat Musim Kemarau

Was-was, Kebakaran Lahan di Magetan Meningkat Tajam saat Musim Kemarau

Senin, 20 Jul 2026 14:48 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pemadam Kebakaran Magetan mencatat sebanyak 49 kasus kebakaran, atau hampir menyamai total kejadian sepanjang tahun 2025 yang…

Tingkatkan Nilai Tambah, Trenggalek Ubah Kohe Jadi Pupuk Organik Berkualitas

Tingkatkan Nilai Tambah, Trenggalek Ubah Kohe Jadi Pupuk Organik Berkualitas

Senin, 20 Jul 2026 14:13 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dari limbah peternakan yang sebelumnya kurang termanfaatkan secara…