Dukung Kualitas Pendidikan, Pemkab Madiun Perkuat Pengelolaan Dana Hibah BPPDGS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Madiun, Hari Wuryanto. SP/Foto:Pemkab Madiun
Bupati Madiun, Hari Wuryanto. SP/Foto:Pemkab Madiun

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan kualitas sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah berkomitmen untuk memperkuat pengelolaan dana hibah BPPDGS (Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta) guna menunjang operasional, meningkatkan kualitas pembelajaran serta memenuhi sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Madiun. 

Bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah Madrasah Diniyah (Bosda Madin). Sehingga, Bupati Madiun, Hari Wuryanto turut mengajak seluruh pengelola untuk mensosialisasikan aturan yang berlaku kepada pengurus, guru dan wali santri. Sehingga nantinya akan tercipta pengawasan bersama dan pengelolaan yang semakin baik.

“Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Madiun ini berkomitmen mencegah siswa putus sekolah, meningkatkan akses dan partisipasi pendidikan melalui dukungan dana BPPDGS dan Bosda Madin”, jelas Bupati Madiun, Selasa (23/06/2026).

Pasalnya, madrasah diniyah merupakan garda terdepan dalam pembentukan karakter dan pendidikan keagamaan anak. “Oleh karena itu, penyaluran BPPDGS dan Bosda Madin menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kualitas pendidikan serta investasi bagi kasa depan generasi penerus bangsa. Mari kita jaga amanah ini dengan sebaik-baiknya, sebagai wujud pengabdian kita untuk agama, bangsa dan negara”, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto menyampaikan bahwa Pemkab Madiun telah menggelontorkan anggaran 1,9M lebih untuk dana hibah tersebut. Dimana dana tersebut merupakan hasil kolaborasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang dinaungi oleh Kemendikdasmen. Dirinya juga berharap, bahwa anggaran yang bersumber dari APBD I dan II dapat dipertanggungjawabkan dengan pengelolaan yang menekankan prinsip tertib, akuntabel, transparan dan berdaya guna. 

“Ini luar biasa, tidak berfikir jumlahnya tetapi kepedulian dari pimpinan untuk mencerdaskan masa depan bangsa”, ujarnya. md-01/dsy

Berita Terbaru

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat fenomena gangguan layanan air bersih akibat distribusi PDAM yang mati selama kurang lebih 15 hari di Dusun Krajan RT 06…