Atasi Serangan Monyet, Pemkab Lumajang Perkuat Penanganan Terpadu Lintas Sektor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat koordinasi lintas sektor untuk penanganan serangan monyet di lahan pertanian di Lumajang. SP/Foto:DKPP Lumajang
Rapat koordinasi lintas sektor untuk penanganan serangan monyet di lahan pertanian di Lumajang. SP/Foto:DKPP Lumajang

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategis menangani serangan monyet di lahan pertanian Kabupaten Lumajang, saat ini melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memperkuat penanganan terpadu lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, pengelola kawasan hutan, taman nasional, hingga penyuluh pertanian

"Penanganan serangan monyet memerlukan pembagian peran yang jelas agar setiap langkah yang dilakukan saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bertanggung jawab memperkuat pendampingan kepada petani dan penyuluh pertanian, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan langkah konservasi habitat melalui pengajuan bantuan bibit tanaman pakan satwa,” jelas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Lumajang, Hari Susiati, Kamis (02/07/2026). 

Sementara itu, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, Purwantono mengatakan bahwa penanganan konflik satwa dengan manusia memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar solusi yang diterapkan tidak hanya efektif bagi petani, tetapi juga tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem. Sehingga, penanganan satwa liar harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga koordinasi lintas instansi menjadi penting agar setiap langkah yang diambil tetap berada dalam koridor regulasi sekaligus mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak.

"Perlu kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak untuk penanganan jangka panjang, yaitu dengan menanam tanaman yang disukai monyet tetapi tidak memiliki nilai ekonomis bagi manusia di habitat asalnya," ujarnya.

Melalui penguatan sinergi antar-instansi, Pemkab Lumajang berharap penanganan serangan monyet tidak hanya bersifat reaktif ketika gangguan terjadi, tetapi berkembang menjadi sistem penanganan terpadu yang menggabungkan pengendalian di lapangan, pendampingan petani, konservasi habitat, dan koordinasi kelembagaan. "Pendekatan tersebut diharapkan mampu melindungi hasil pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan," katanya. lj-01/dsy

Berita Terbaru

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat didukung oleh data neraca perdagangan domestik…

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia,…

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum positif prospek…

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan sebanyak 50-60 juta ton batu bara yang diekspor Indonesia…

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Ifl ahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama …

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana, menegaskan wacana pemakzulan (impeachment) terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…