Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Seorang petani membajak sawah dengan menggunakan traktor mengolah tanah. SP/ MDN
Ilustrasi. Seorang petani membajak sawah dengan menggunakan traktor mengolah tanah. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian hingga memicu gagal panen, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat mulai memperkuat upaya mitigasi fenomena El Nino tersebut.

Kepala DKPP Kota Madiun Jemakir mengungkap, untuk menghadapi tantangan musim kemarau, pihaknya telah memitigasi dengan menyiagakan sebanyak 1.071 sarana irigasi dan pompanisasi guna memastikan kebutuhan air petani tetap terpenuhi di wilayah Kota Madiun.

"Mengantisipasi musim kemarau tahun ini, DKPP Kota Madiun memperkuat berbagai langkah untuk menjaga keberlangsungan produksi pangan. Kami memastikan kondisi tetap aman, karena musim kemarau memiliki tingkat risiko yang tinggi," ujarnya, Minggu (05/07/2026).

Selain mengoptimalkan jaringan irigasi dan pompanisasi, DKPP juga memastikan seluruh kelompok tani telah memiliki barcode pembelian bahan bakar minyak (BBM). Fasilitas tersebut diperlukan agar operasional pompa air di lapangan tidak terkendala selama musim kemarau. Upaya lain yang dilakukan adalah mendorong petani menggunakan varietas padi yang lebih tahan terhadap kekeringan dan membutuhkan air lebih sedikit. Salah satu varietas yang direkomendasikan yakni Inpari 32.

Pasalnya, varietas Unggul Bersertifikat (VUB) Inpari 32 memiliki potensi hasil tinggi, tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri (HDB) patotipe III, serta memiliki tingkat ketahanan sedang terhadap wereng batang cokelat, selain itu juga adaptif terhadap kondisi ketersediaan air yang terbatas, sehingga diharapkan mampu menjadi salah satu upaya antisipasi terhadap dampak perubahan iklim, termasuk potensi datangnya fenomena El Nino.

Ia berharap dengan upaya mitigasi yang dilakukan dalam menghadapi masa tanam di musim kemarau tahun 2026, produksi padi di Kota Madiun dapat dipertahankan dan bahkan meningkat. Diketahui, berdasarkan data BPS Kota Madiun mencatat luas panen padi pada 2025 di Kota Madiun mencapai sekitar 1.974 hektare dengan produksi padi 11.069 ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 6.392 ton beras. md-03/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…