Ali Khamenei, Dimakamkan Setelah 4 Bulan, untuk Keamanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prosesi yang membawa jenazah pemimpin tertinggi Iran yang meninggal dunia, Ayatollah Ali Khamenei, dihadiri oleh jutaan orang di ibu kota Iran, Teheran.

mengapa pemakaman Ayatollah Ali Khamenei begitu lama?

Penundaan pemakaman Ayatollah Ali Khamenei selama lebih dari empat bulan disebabkan oleh pertimbangan faktor keamanan dan situasi konflik militer, serta aturan dalam yurisprudensi Syiah yang mengizinkan penundaan pada kondisi luar biasa. Selama periode tersebut, jenazah diawetkan secara higienis menggunakan unit pendingin medis khusus tanpa pembalseman kimia untuk menjaga kesuciannya.

Pemakaman kenegaraan yang tertunda tersebut pada akhirnya dapat dilangsungkan setelah tercapainya kesepakatan deeskalasi wilayah, yang memungkinkan persiapan logistik dan keamanan massal dapat dikelola.

Peti Mati Jadi Perhatian

Khamenei dan beberapa kerabatnya, yang peti mati mereka menjadi pusat perhatian dalam prosesi tersebut, tewas dalam serangan udara pada awal perang yang dilancarkan terhadap Republik Islam itu oleh AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Kehadiran massa yang sangat besar itu dianggap sebagai upaya rezim Iran untuk menunjukkan apa yang mereka sebut sebagai kekuatan dan persatuan negara yang masih berlanjut, saat mereka melakukan negosiasi untuk mengakhiri perang secara permanen.

Televisi pemerintah Iran menampilkan gambar yang diambil dari helikopter, memperlihatkan kerumunan orang yang membentang dari Lapangan Azadi (Kebebasan) di Teheran hingga beberapa kilometer ke sepanjang jalan dengan nama yang sama.

Peti mati Khamenei, yang berusia 86 tahun saat meninggal, dan para kerabatnya yang juga tewas dalam serangan udara tersebut, diangkut di atas sebuah truk yang dihiasi dengan ornamen seperti jeruji dekoratif yang biasa digunakan di sekitar makam seorang imam.

Banyak orang di sekitar truk pembawa jenazah dan di sepanjang rute prosesi membawa poster, ornamen, dan spanduk yang menyerukan kematian Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Air disemprotkan ke arah para peserta prosesi untuk mendinginkan tubuh mereka di tengah suhu yang tinggi.

Prosesi tersebut direncanakan berlangsung di Teheran selama 12 jam sebelum mencapai tujuan akhirnya di Bandara Internasional Mehrabad, menurut Jenderal Hasan Hasanzadeh dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang mengawasi acara tersebut.

Masa berkabung resmi untuk Khamenei dimulai pada hari Sabtu (03/07) dan akan berakhir pada hari Kamis (08/07) dengan pemakamannya di kompleks makam Imam Reza di Mashhad, kota kelahirannya.

Tiga Putra Ali Khamenei

Putra Ali Khamenei, Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang ditunjuk untuk menggantikan ayahnya sebagai pemimpin tertinggi, sejauh ini belum muncul dalam upacara pemakaman apa pun.

Ia diduga bersembunyi setelah dilaporkan mengalami luka parah dalam serangan udara yang menewaskan ayahnya.

Israel telah mengancam akan membunuhnya, seperti yang telah mereka lakukan terhadap beberapa tokoh senior Iran di masa lalu.

Tiga putra Ali Khamenei lainnya sempat melakukan penampilan publik yang jarang terjadi pada pemakaman hari Minggu.

Pembicaraan antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang tampaknya ditunda sampai rangkaian acara pemakaman Ali Khamenei selesai. n afp, rtr, dna

Berita Terbaru

Megawati Saksikan 30 Tahun Kudatuli Secara Daring

Megawati Saksikan 30 Tahun Kudatuli Secara Daring

Selasa, 28 Jul 2026 03:19 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyaksikan jalannya memperingati 30 tahun peristiwa Kerusuhan 27 Juli atau Kudatuli,…

Febrie Adriansyah, Mulai Dikunjungi Keluarga

Febrie Adriansyah, Mulai Dikunjungi Keluarga

Selasa, 28 Jul 2026 03:16 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – BEKAS Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Senin (27/7) mulai dikunjungi keluarga dan k…

Pengembangan Realme UI Beralih ke ColorOS

Pengembangan Realme UI Beralih ke ColorOS

Selasa, 28 Jul 2026 03:10 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perusahaan dipastikan akan menghentikan pengembangan Realme UI dan beralih sepenuhnya ke ColorOS, antarmuka yang selama ini d…

Afrika, Ekonominya Terkoyak El Nino

Afrika, Ekonominya Terkoyak El Nino

Selasa, 28 Jul 2026 03:07 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Perubahan Iklim dan Pertumbuhan Hijau Bank Pembangunan Afrika (African Development Bank/AfDB), Anthony Nyong m…

Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok

Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok

Senin, 27 Jul 2026 22:25 WIB

Senin, 27 Jul 2026 22:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Antusiasme masyarakat terhadap ajang PLN Electric Run 2026 terus meningkat. Seluruh kuota Special Ticket yang disediakan PT PLN…

Mitchell Baker, 2-0

Mitchell Baker, 2-0

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Timnas Indonesia unggul 2-0 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin pukul 21.00…