SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim 1, Cahyo Haryo Prakoso, menegaskan komitmennya untuk siap ditugasi rakyat dalam mengawal program pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga Surabaya.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan reses di kawasan Margorejo, Surabaya. Dalam pertemuan tatap muka tersebut, Cahyo membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat bawah.
“Saya siap ditugasi oleh rakyat. Silakan memberikan saya tugas dan aspirasi. Karena di saat reses ini kita bisa tatap muka secara resmi, ini menjadi ruang bagi kita untuk menyampaikan aspirasi ke pemerintah,” ujar Cahyo.
Ia menjelaskan, di Dapil Jatim 1 terdapat delapan anggota DPRD dari berbagai partai politik yang memiliki tanggung jawab bersama dalam mengawal kepentingan masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik antara warga dan wakil rakyat menjadi kunci agar berbagai program pemerintah benar-benar tepat sasaran.
Cahyo menekankan, apabila terdapat permasalahan atau kekurangan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan maupun mitra kerja DPRD lainnya, warga dapat langsung berkomunikasi dengannya.
“Kalau ada permasalahan dan kekurangan pelayanan seperti kesehatan dan mitra kerja kami, bisa dikomunikasikan dengan kami untuk meningkatkan pelayanan,” kata anggota Komisi E bidang Kesra ini.
Menurutnya, fasilitas kesehatan baik di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten pada dasarnya memiliki komitmen besar untuk melayani masyarakat. Namun pengawasan dan masukan dari warga tetap diperlukan agar pelayanan semakin optimal.
“Fasilitas kesehatan kita, baik provinsi maupun kota kabupaten, memiliki komitmen luar biasa untuk masyarakat. Kita juga saling gotong royong,” ujarnya.
Cahyo mengakui bahwa kegiatan reses memiliki keterbatasan waktu dan titik kunjungan. Dalam satu tahun, DPRD Jawa Timur hanya memiliki 18 titik reses yang harus dibagi ke 31 kecamatan di Surabaya.
“DPRD Jatim ini setahun hanya 18 titik reses. Harus dibagi di 31 kecamatan di Surabaya. Itulah kenapa kami sangat bersyukur bisa menemui warga dari dua RW sekaligus hari ini,” ungkap Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini.
Dalam dialog bersama warga, politisi muda ini turut menyinggung kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat saat ini. Ia memahami adanya persepsi bahwa kondisi ekonomi masih terasa sulit atau stagnan di sebagian kalangan.
“Kita tidak menutup mata bahwa kondisi ekonomi dirasakan semakin sulit atau stagnan. Tapi kami yakin komitmen Presiden Prabowo untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan harus tumbuh dari bawah. Perekonomian harus betul-betul nyata sampai dapur kita semua,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPRD Jawa Timur memiliki peran strategis dalam mengawal program-program pemerintah agar benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat, terutama sektor usaha kecil, lapangan kerja, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Selain ekonomi, Cahyo juga menyoroti sektor pendidikan, termasuk program sekolah rakyat yang diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing dan kesejahteraan jangka panjang warga Surabaya.
Melalui forum reses tersebut, Cahyo berharap komunikasi antara warga dan wakil rakyat tidak berhenti pada pertemuan formal semata, melainkan terus berlanjut dalam bentuk pengawalan kebijakan yang konkret.
“Warga memilih sosok pemimpin yang terbaik, yang pernah mereka temui dan rasakan manfaatnya. Karena itu, kami harus hadir dan memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. rko
Editor : Moch Ilham