Kebakaran di Bromo, TNBTS Menduga Bukan Faktor Alam Tapi Aktivitas Manusia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengulurkan selang air untuk melakukan pembasahan area di kawasan Gunung Bromo. SP/ PSR
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengulurkan selang air untuk melakukan pembasahan area di kawasan Gunung Bromo. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Peristiwa kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo kini mulai menemui titik terang. Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menduga peristiwa tersebut bukan karena faktor alam tetapi dari aktivitas manusia. Dugaan penyebab kebakaran tersebut berkaitan dengan titik awal terjadinya peristiwa tersebut, yakni di area Blok Bantengan.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyampaikan di area Blok Bantengan terdapat jalur tradisional atau jalan tembus yang menghubungkan antara Desa Arjosari dengan Ranu Pani. "Ada kemungkinan faktor manusia, bukan alam. Kadang-kadang orang yang melintas saat cuaca dingin kemudian membuat perapian dan dimungkinkan lupa atau seperti apa, seperti itu yang kami duga," ujarnya, Minggu (09/08/2026).

Meski demikian, hal itu masih bersifat dugaan awal sebab pihaknya perlu melakukan penyelidikan lanjutan terkait penyebab pasti kejadian kebakaran. Selain itu, Balai Besar TNBTS masih membutuhkan waktu untuk menentukan sanksi kepada pihak yang terbukti membuat perapian dan memicu terjadinya kebakaran.

Sedangkan terkait kerugian, Rudi menyampaikan belum melakukan penghitungan kerugian karena harus melibatkan pihak yang memiliki keahlian dalam melakukan tindakan tersebut, salah satunya menyangkut pemetaan detail terhadap vegetasi terdampak.

Sebab, hingga kini pihaknya masih terus fokus melakukan upaya pemadaman dan meminimalkan potensi munculnya api dari sisa rumput hingga pohon yang terbakar. "Kalau ini ada kesengajaan atau tidak, sebenarnya tidak disengaja menurut kami. Karena itu tadi, kadang ada yang ingin menghangatkan badan jadi bukan karena ingin membakar dan menjadi seperti ini, jadi ada faktor ketidaksengajaan dari dugaan kami," ucapnya.

Sementara untuk saat ini, proses penanganan kebakaran masih terus berlangsung secara masif oleh petugas gabungan dari sisi darat dan diperkuat menggunakan drone water sprayer milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur. Meski mayoritas api sudah terlihat padam, namun terdapat titik yang masih memunculkan kepulan asap. Diantaranya dengan mengerahkan helikopter water bombing atau pengebom air milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ps-03/dsy

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…