Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eko Wahyudi Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Gerindra
Eko Wahyudi Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Gerindra

i

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak cuma pembagian paket makanan. Program menyasar 30 kabupaten/kota tersebut harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas, terutama memperbaiki status gizi anak dan menekan risiko stunting.

Juru Bicara Komisi A DPRD Jatim Eko Wahyudi mengatakan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat perdesaan. Karena itu, PMT bagi balita harus menjadi bagian dari intervensi pembangunan desa, bukan sekadar kegiatan konsumtif.

"Program pemberian makanan tambahan harus dilaksanakan secara tepat sasaran, berbasis data dan terintegrasi dengan program penanganan stunting serta pemberdayaan masyarakat desa," kata Eko dalam laporan Komisi A terhadap Raperda Perubahan APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2026.

Menurut Eko, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah paket makanan yang dibagikan maupun banyaknya penerima manfaat. Pemprov Jatim harus mampu menunjukkan perubahan kondisi balita setelah mendapatkan intervensi, termasuk perkembangan status gizinya.

"Setiap intervensi harus memiliki indikator yang dapat diukur, tidak berhenti pada jumlah paket makanan atau jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan perubahan status gizi dan keberlanjutan pendampingan oleh kader Posyandu," tegasnya.

Komisi A juga meminta program tersebut sekaligus memperkuat peran Posyandu dan kader masyarakat di tingkat desa. Pendampingan secara berkelanjutan serta pencatatan perkembangan balita dinilai penting untuk memastikan intervensi yang diberikan benar-benar efektif.

"Program ini perlu dipandang tidak sekadar sebagai kegiatan pemberian makanan, tetapi sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan peran Posyandu dan kader masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak," ujar Eko.

Anggaran DPMD Naik Rp2,8 Miliar

Dalam Rancangan Perubahan APBD 2026, anggaran DPMD Jatim meningkat dari sekitar Rp40,043 miliar menjadi Rp42,858 miliar. Dengan demikian, terdapat tambahan sekitar Rp2,815 miliar atau 7,03 persen.

Tambahan tersebut terdiri dari sekitar Rp149,705 juta untuk belanja pegawai guna memenuhi kekurangan iuran JKN Tahun 2020 serta sekitar Rp2,665 miliar untuk tambahan belanja program. Selain PMT balita, anggaran diarahkan untuk penambahan lokasi program Sinau Nang Ndeso, monitoring dan pendampingan pengawasan BK Desa, dukungan program PKK, peningkatan kualitas kelembagaan Posyandu hingga perluasan Program Jatim Puspa.

Khusus Program Jatim Puspa, perluasan ditujukan kepada 2.383 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 48 desa. Komisi A meminta tambahan anggaran tersebut diikuti peningkatan kualitas dan manfaat program, bukan semata-mata mengejar tingginya serapan anggaran.

"Setiap rupiah anggaran harus dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama kelompok yang menjadi sasaran intervensi," pungkas Eko. rko

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…