SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menindaklanjuti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Ijen, kini mulai dirasakan pada sektor pariwisata Kabupaten Bondowoso. Salah satu yang merasakan langsung adalah perhotelan, menyusul adanya pembatalan reservasi wisatawan mancanegara yang sebelumnya telah dijadwalkan berkunjung ke kawasan Ijen.
Sehingga, sejumlah reservasi dari rombongan wisatawan asing terpaksa dibatalkan setelah para wisatawan memperoleh informasi mengenai kebakaran di kawasan Ijen. Padahal, dalam kondisi normal, kunjungan wisatawan ke Bondowoso yang menggunakan jasa travel hampir seluruhnya menjadikan Ijen sebagai tujuan utama.
Karena itu, gangguan terhadap akses atau keamanan kawasan wisata tersebut turut berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel. "Untuk dampak-dampak ke hotel juga ada, travel-travel lainnya juga ada. Tadi kami mendapat kabar, reservasi untuk hari ini ada 10 kamar, tiba-tiba dibatalkan," ujar Asisten Front Office Manager Hotel Ijen View Bondowoso, Lukman Effendy, Selasa (08/09/2026).
Pembatalan tersebut terjadi secara mendadak setelah pihak travel menyampaikan kondisi terkini mengenai kebakaran kepada wisatawan. Kekhawatiran terhadap keselamatan membuat sebagian wisatawan memilih membatalkan perjalanan ke Ijen.
Meski demikian, pihak hotel tidak mengenakan biaya pembatalan kepada tamu. Pembatalan dianggap terjadi karena faktor alam yang berada di luar kendali wisatawan maupun pihak hotel. "Karena ini faktor alam, kami sendiri selaku hotel tidak bisa mengenakan biaya pembatalan," jelasny
Dampak karhutla menjadi semakin terasa karena Agustus hingga September merupakan periode peak season bagi kunjungan wisatawan mancanegara. Pada periode tersebut, arus wisatawan dari Eropa maupun Asia biasanya meningkat. Para wisatawan tersebut berasal dari berbagai negara, baik kawasan Asia maupun Eropa. Di antaranya China, Malaysia, Thailand, Italia, Belanda, Inggris, dan Spanyol.
Hingga kini, pihak hotel masih menunggu informasi terbaru dari pihak terkait mengenai kondisi dan kemungkinan dibukanya kembali kawasan Ijen. Jika penutupan atau pembatasan akses berlangsung terlalu lama, manajemen hotel memperkirakan pembatalan reservasi akan semakin meluas. bd-01/dsy
Editor : Redaksi