SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai salah satu upaya strategis agar mampu menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus mendorong mahasiswa menguasai teknologi dan beradaptasi dengan perubahan yang selalu berkembang tersebut.
Pasalnya, perubahan berlangsung cepat di berbagai sektor, mulai teknologi, geopolitik, ekonomi hingga lingkungan yang turut memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Perubahan berlangsung cepat di berbagai sektor, mulai teknologi, geopolitik, ekonomi hingga lingkungan yang turut memengaruhi berbagai aspek kehidupan.
Dan salah satu perubahan besar saat ini adalah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang telah mengubah cara manusia berinteraksi, mengambil keputusan, memperoleh pengetahuan, memberikan pelayanan hingga melakukan transaksi.
"Persoalan kita saat ini bukan hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi bagaimana terus belajar mengikuti perubahan tuntutan pekerjaan. Ke kampus bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi belajar berpikir, mengambil keputusan dan terus belajar. Mahasiswa perlu mampu mengintegrasikan teknologi, memanfaatkan data, serta menciptakan nilai tambah. Penguasaan keterampilan dan pembentukan karakter juga menjadi bekal penting menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja," ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kamis (10/09/2026).
Pihaknya juga meminta agar mahasiswa melihat peluang pengembangan ekonomi syariah yang kini berkembang tidak hanya pada sektor lembaga keuangan, tetapi juga fashion, pariwisata, UMKM dan industri halal. "Ketika nilai Islam, kebutuhan pasar dan teknologi digabungkan, ini bisa memberikan manfaat sekaligus membuka kesempatan," katanya. lm-01/dsy
Editor : Redaksi