Peduli lingkungan, Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Sepeda Pembersih Sampah

SurabayaPagi, Surabaya - Mahasiswa Vokasi dari Program Studi Teknologi Manufaktur dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya) bernama Ahmad Triya Sanusi menciptakan Rancangan Bangun Sepeda Penyapu Sampah dengan sistem berputar.
 
Triya menjelaskan, Pengolahan sampah yang kurang baik di beberapa desa menjadi latar belakang penelitian nya tersebut.
 
“Saya melihat beberapa jalan di desa yang lebar jalannya hanya sekitar dua meter ada beberapa sampah botol plastik berserakan sehingga saya termotivasi bagaimana membuat alat sapu sampah yang dapat masuk atau melewati jalan yang tidak terlalu lebar itu," kata Triya
 
Tukang sapu jalanan juga menjadi perhatiannya. “Petugas sapu jalan membersihkan sampah dengan cara manual yang kemudian sampah dikumpulkan ke tempat penampungan sampah,” imbuh Triya.
 
Menurut Mahasiswa Tingkat Akhir ini diperlukan kajian tentang teknologi tepat guna yang bermanfaat. “Saya merancang sepeda penyapu, semacam becak gowes jaman dulu tetapi dimodifikasi bagian depannya sebagai tempat sapu."
 
Saat ditanya mengenai alasan memilih model sepeda, dia menuturkan, “Saya mengambil tugas akhirnya bertepatan dengan pandemi Covid-19 yang saat itu juga sedang tren bersepeda."
 
Butuh waktu enam bulan untuk menciptakan sepda penyapu tersebut, “Itu terhitung mulai saya merancang desain dan juga menganalisis cara kerja pada sepeda sapu sampah ini."
 
Materi yang digunakan yaitu ada sepeda yang dimodifikasi kemudian rangka depan untuk tempat sapu dan juga tempat penampung sampahnya.
 
Untuk rangka depan terbuat dari besi hollow dan berberapa tambahan lainnya sebagai tempat tupuan sapunya.
 
Sepeda sapu sampah botol ini dirancang khusus untuk membersihkan sampah botol plastik dan dikumpulkan selain untuk mengurangi sampah pencemaran plastik, triya melakukan hal kecil dari inovasi yang ia rancang.
 
Inovasi bekerja dengan memafaatkan putaran roda untuk menggerakkan tiga poros yang dihubungkan oleh pulley type A dengan ukuran 10 in dan 2,5 in yang terhubung dengan sabuk v-belt yang panjangnya 1117,6 mm dan 1244 mm dengan output putaran poros sapu 460 rpm.
 
“Sapu ini nanti menyesuaikan dengan kecepatan mengayuh pada sepeda. Semakin cepat laju sepeda sepakin cepat juga putaran sapu yang bekerja,” paparnya.
 
Dengan terciptanya sepeda penyapu, dia bersyukur bisa menyelesaikan tugas akhir dengan rancangan pertamanya ini, berharap bahwa sepeda ini akan disempurnakan kembali oleh generasi selanjutnya serta dapat diimplementasikan kepada masyarakat.
 
Triya akan dikukuhkan sebagai Ahli Madya Teknik pada Wisuda Semester Genap 2020/2021 Untag Surabaya yang akan digelar secara daring pada 25 September mendatang bersama 1.277 wisudawan Untag Surabaya lainnya. By